Backpacker Ke Masjidil Aqsa

Backpacker Ke Masjidil Aqsa

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa Sahabat Tour Aqsa dapat memilih pergi berlibur sesuai keinginan Sahabat Tour Aqsa sekalian. Sahabat Tour Aqsa dapat memilih berlibur secara individu atau backpacker, namun mempersiapkan segala sesuatunya sendiri mulai dari rencana keberangkatan, destinasi yang dikunjungi hingga kepulamgan. Atau Sahabat Tour Aqsa lebih memilih berlibur menggunakan jasa travel dengan memilih paket tour dan Sahabat Tour Aqsa hanya tinggal menikmati perjalanan berlibur tanpa ribet mengurus jadwal perjalanan serta destinasi tujuan. Sahabat Tour Aqsa dapat memilih dan disesuaikan dengan anggaran yang sudah Sahabat Tour Aqsa perisapkan. Jika Sahabat Tour Aqsa berencana untuk perrgi berlibur di dalam kota saja atau dalam negeri, Sahabat Tour Aqsa tak apa jika memilih berlibur tanpa menggunakan jasa travel. Namun, apabila Sahabat Tour Aqsa memiliki rencana untuk berlibur ke Luar Negeri, alangkah lebih baiknya Sahabat Tour Aqsa menggunakan jasa travel. Mengapa demikian? Karena dengan Sahabat Tour Aqsa berlibur menggunakan jasa travel, maka Sahabat Tour Aqsa tak perlu ribet untuk menyusun perencanaan dari awal kebeerangkatan hingga kepulangan. Nah, apabila saat ini Sahabat Tour Aqsa ingin berlibur ke luar negeri sekaligus menambah wawasan, Sahabat Tour Aqsa dapat mendaftar Tour Aqsa ataupun Tour Aqsa Jordan Mesir sebagai rekomendasinya. Karena dengan Sahabat Tour Aqsa mendaftar paket Tour masjidl Aqsa, maka Sahabat Tour Aqsa akan mengunjungi beberapa tempat yang memiliki sejarah dimasa lampau. Teruntuk Sahabat Tour Aqsa yang mencari informasi seputar Backapacker ke Masjdil Aqsa, yuk simak informasi berikut ini.

Ingin Mencoba Liburan Backpacker ke Aqsa? Simak Berikut Ini!

Ketika Sahabat Tour Aqsa berencana liburan dan ingin mencoba untuk liburan backpacker tentu tak ada salahnya. Namun, tentunya ada yang perlu Sahabat Tour Aqsa pahami sebelum mencoba berlibur backpacker. Apa saja yang hendaknya Sahabat Tour Aqsa perhatikan? Berikut lebih jelasnya!

  1. Membuat Itinerary Perjalanan Dengan Detail

Tak bisa dipungkiri bahwa rencana perjalanan yang akan dilalui atau yang biasa disebut dengan itenerary menjadi hal penting yang harus Sahabat Tour Aqsa persiapkan sebelum Sahabat Tour Aqsa memulai perjalanan berlibur. Karena itenarary ini ialah salah satu hal yang sangat penting dilakukan untuk backpacker sebelum memulai petualangan terutama bagi Sahabat Tour Aqsa yang masih pemula. Itenarary ini akan menjadi panduan Sahabat Tour Aqa dan membantu agar alur perjalanan yang Sahabat Tour Aqsa jalani lebih terarah dan tak berantakan. Nah.. bagi Sahabat Tour Aqsa yang ingin mengetahui cara membuat itinerary tak perlu khawatir. Caranya Sahabat Tour Aqsa tinggal menulis beberapa rangkaian jadwal perjalanan yang akan Sahabat Tour Aqsa jalani, tempat yang akan Sahabat Tour Aqsa kunjungi, durasi waktu saat perjalanan dan saat mengeksplor destinasi yang Sahabat Tour Aqsa tuju. Tak hanya itu saja, Sahabat Tour Aqsa pun dapat menulis beberapa tambahan informasi yang sekiranya diperlukan. Untuk Sahabat Tour Aqsa yang hendak menambah inormasi tambahan, Informasi tambahan tersebut dapat berupa jam operasional tempat wisata yang hendak Sahabat Tour Aqsa kunjungi dan jadwal transportasi umum yang akan Sahabat Tour Aqsa gunakan.

  1. Mengumpulkan Ragam Referensi Secara Lengkap

Tak berhenti hanya di membuat itinerary saja. Akan tetapi, Sahabat Tour Aqsa juga harus membuat perkiraan budget yang harus Sahabat Tour Aqsa keluarkan saat pergi berlibur. Pastikan bahwa uang tunai Sahabat Tour Aqsa pun ada sesuai dengan perkiraan budget jika Sahabat Tour Aqsa akan liburan backpacker di tempat yang sekiranya sulit utuk Sahabat Tour Aqsa cari mesin ATM. Apabila Sahabat Tour Aqsa bingung ketika merencanakan itinerary karena belum pernah berkunjung ke destinasi yang akan Sahabat Tour Aqsa tuju tampaknya Sahabat Tour Aqsa tak perlu khawatir. Karena saat ini Sahabat Tour Aqsa berada di masa teknologi yang sudah maju seperti sekaranf. Sehingga Sahabat Tour Aqsa pun tak perlu kerepotan untuk mengumpulkan informasi terkait destinasi yang dikunjungi dengan pergi ke perpustakaan. Salah satu yang dapat Sahabat Tour Aqsa lakukan ialah memanfaatkan teknologi yang ada melalui smartphone misalnya. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa smartphone dapat menjadi sumber informasi saat Sahabat Tour Aqas perlu mengumpulkan beberapa referensi yang Sahabat Tour Aqsa butuhkan dalam rencana perjalanan yang akan dilakukan.

  1. Membawa Barang Seperlunya

Sebelum pergi berangkat berlibur, Sahabat Tour Aqsa tentunya juga peru mempersipkan barang apa saja yang perlu dibawa pergi berlibur. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa liburan dengan cara backpacker tentunya akan menjadi jauh lebih mudah apabila Sahabat Tour Aqsa membawa barang seperlunya. Sahabat Tour Aqsa dapat membawa satu buah ransel berukuran sedang hingga besar dan sebuah tas selempang kecil yang dapat Sahabat Tour Aqsa gunakan untuk menyimpan barang barang yang penting. Pastinya Sahabat Tour Aqsa tak mau kan apabila barang bawaan malah hilang atau lupa tertinggal akibat terlalu banyaknya barang yang Sahabat Tour Aqsa bawa? Sahabat Tour Aqsa jadi harus lebih waspada dan menjaga barang – barang bawaan Sahabat Tour Aqsa yang banyak dengan penuh perhatian.  Tentu hal ini akan membuat Sahabat Tour Aqsa jadi melewati momen – momen perjalanan yang seharusnya Sahabat Tour Aqsa dapat nikmati dengan leluasa.

  1. Menentukan Prioritas

Selanjutnya yang perlu Sahabat Tour Aqsa perhatikan ialah menentukan skala prioritas. Di sepanjang perjalanan, pastinya Sahabat Tour Aqsa pasti akan menemukan banyak sekali pemandangan unik serta barang – barang yang unik. Pastinya Sahabat Tour Aqsa tak lapar mata dan tak berakhir dengan belanja berlebihan. Penting untuk Sahabat Tour Aqsa untuk memahami skala prioritas Sahabat Tour Aqsa saat berlibur ala backpacker. Hendaknya Jangan sampai itenarary liburan yang telah Sahabat Tour Aqsa susun menjadi sia – sia karena budget liburan untuk beberapa hari ke depan sudah habis digunakan belanja. Tentunya jika seperti ini akan menyebabkan rencana berlibur Sahabat Tour Aqsa menjadi berantakan dan tak sesuai rencana. Sebab itulah, Sahabat Tour Aqsa harus bisa membedakan mana keinginan dan mana kebutuhan Sahabat Tour Aqsa. Tak hanya itu, Sahabat Tour Aqsa pun perlu berpikir dengan kepala dingin untuk kembali mengingat tujuan awal Sahabat Tour Aqsa liburan ala backpacker.

  1. Menentukan Transportasi Yang Digunakan

Supaya liburan ala backpacker Sahbat Tour Aqsa menjadi lebih asik sekaligus lebih hemat sebaiknya Sahabat Tour Aqsa memilih untuk menggunakan transportasi umum. Hendaknya Sahabat Tour Aqsa melakukan riset terlebih dahulu terkait pemilihan penggunaan transposrtasi umum apa saja yang dapat Sahabat Tour Aqsa gunakan di destinasi yang Sahabat Tour Aqsa akan tuju. Sahabat Tour Aqsa pun dapat memilih penggunaan transportasi umum seperti kereta ataupun bus. Apabila memang tempat yang akan Sahabat Tour Aqsa tempuh tak begitu jauh, Sahabat Tour Aqsa dapat berjalan kaki saja. Selain menyehatkan tentunya berjalan kaki akan membuat Sahabat Tour Aqsa lebih hemat karena tak perlu mengeluarkan uang sepeser pun. Keuntungan lainnya dari berjalan kaki ialah Sahabat Tour Aqsa dapat menjadi orang yang beruntung yang menemukan hal unik tersembunyi di sekitar tempat tersebut.

  1. Bersosialisasi Dengan Warga Setempat

Tak bisa dipungkiri bahwa terkadang Sahabat Tour Aqsa merasa masih bingung terkait bagaimana caranya untuk mengeksplor destinasi liburan Sahabat Tour Aqsa walaupun telah mendapatkan banyak sekali referensi sebelum pergi liburan. Namun, Sahabat Tour Aqsa hendaknya tak berputus asa, sebab Sahabat Tour Aqsa dapat memanfaatkan warga setempat untuk dijadikan sumber informasi mengenai tempat di sana. Hendaknya Sahabat Tour Aqsa memulai dengan senyum ramah lalu berbincanglah dengan bahasa yang sopan. Sahabat Tour Aqsa tak perlu terkejut apabila dari obrolan singkat tersebut itu Sahabat Tour Aqsa akhirnya dapat mendapatkan informasi mengenai opsi tempat yang lebih menarik untuk Sahabat Tour Aqsa kunjungi. Bisa jadi penduduk setempat menawarkan Sahabat Tour Aqsa untuk tinggal bersama mereka selama Sahabat Tour Aqsa berlibur atau menawarkan untuk mengantarkan Sahabat Tour Aqsa sampai ke tempat yang ingn Sahabat Tour Aqsa tuju. Tentunya akan memudahkan Sahabat Tour Aqsa sekalian kan?

  1. Memilih Destinasi yang Backpacker Friendly

Salah satu hal penting yang hendaknya tak terlewatkan oleh Sahabat Tour Aqsa ialah memeprtimbangkan destinasi liburan yang backpacker atau travel friendly. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa destinasi liburan yang ramah wisawatan atau backpacker akan membuat Sahabat Tour Aqsa menjadi lebih tenang dan aman saat menjelajahi tempat – tempat unik yang ada di sana. Beberapa destinasi liburan mungkin saja menjadi tempat yang rawan kejahatan seperti pencopetan. Pastinya hal ini akan membuat Sahabat Tour Aqsa tak leluasa dalam menjelajahi tiap sudut tempat tersebut. Perasaan takut serta cemas akan menyelimuti Sahabat Tour Aqsa sepanjang perjalanan. Tentu hal ini membuat Sahabat Tour Aqsa tak nyaman. Sebab itulah, pastikan bahwa tempat yang Sahabat Tour Aqsa tuju itu travel dan backpacker friendly yaa..

  1. Update Informasi Promo Tiket Transportasi dan Penginapan

Hendaknya Sahabat Tour Aqsa tak lupa pula untuk mengupdate infromasi promo transportasi serta penginapan saat menjelang pergi liburan. Sudah pasti harga yang terjangkau menjadi incaran para backpacker. Oleh karena itulah Sahabat Tour Aqsa sebisa mungkin memantau dan mencari promo yang dapat Sahabat Tour Aqsa gunakan untuk transportasi seperti tiket pesawat juga penginapan. Tak hanya itu, Sahabat Tour Aqsa pun dapat mengunduh beberapa aplikasi yang dapat memberitahu promo yang dapat Sahabat Tour Aqsa gunakan untuk mendapatkan potongan harga spesial. Selain itu, Sahabat Tour Aqsa juga bisa slealu update informasi yang ada di website. Dengan begitu Sahabat Tour Aqsa tak akan ketinggalan seputar informasi promo.

Kisah Berjasanya Shalahuddin Bagi Aqsa

Salah satu tokoh yang dikenal berjasa bagi Al Aqsa ialah Shalahuddin Al – Ayubbi. Tentunya Sahabat Tour Aqsa pun mengerti bahwa Shalahuddin Al Ayubbi ini dikenal sebagai seorang laki – laki luar biasa dengan jasa yang besar dalam sejarah Islam. Inilah salah satu tokoh yang menjadi panglima Islam dan menjadi kebanggaan suku Kurdi yakni lelaki dengan nama lengkap Shalahuddin Yusuf bin Najmuddin Ayyub bin Syadi atau yang lebih dikenal dengan Shalahuddin al – Ayyubi. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa Shalahuddin Al – Ayyubi merupakan lelaki yang berasal dari kalangan ‘ajam atau non-Arab. Tak seperti yang disangkakan oleh sebagian orang bahwa Shalahuddin berasal dari turunan orang Arab, padahal sebenarnya berasal dari suku Kurdi.

1. Kelahiran Shalahuddin Al Ayubbi

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa Shalahuddin Al Ayubbi ini lahir pada tahun 1138 M di Kota Tikrit, Irak yang tepatnya berada di kota diantara Baghdad dan Mosul. Diketahui ada alasan tertentu yang membuat ayah Shalahuddin Al Ayubbi meninggalkan Tikrit. Sebab itu, ayah Shalahuddin Al Ayubbi ini merasa bahwa kelahiran anaknya ini menyusahkan dan merugikannya. Akan tetapi disaat itu terdapat orang yang menasihati ayahnya yang isi dari nasehat tresebut ialah ia tak pernah tahu bahwa bisa jadi Shalahuddin Al Ayubbi akan tumbuh menjadi seorang raja yang reputasinya sangat cemerlang. Kemudian diketahui bahwasannya keluarga Shalahuddin Al Ayubbi ini berpindah menuju Mosul. Ayahnya yakni Najmuddin Ayyub tinggal bersama seorang pemimpin besar lainnya yakni Imaduddin az – Zanki. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa Imaduddin az – Zanki ini amat memuliakan keluarga Shalahuddin Al Ayubbi. Karena itulah, Shalahuddin pun tumbuh dan besar di lingkungan yang penuh keberkahan dan kerabat yang terhormat. Di lingkungan barunya ini Shalahuddin Al Ayyubi banyak belajar menunggang kuda, menggunakan senjata serta tumbuh dalam lingkungan yang sangat mencintai jihad. Di tempat ini pula Shalahuddin di waktu kecil mulai mempelajari Al Qur’an, menghafal hadis – hadis Nabi Saw, mempelajari bahasa dan sastra Arab serta mempelajarid ilmu – Ilmu lainnya.

2. Menjabat Sebagai Menteri di Wilayah Mesir

Menurut sejarah ketika Shalahuddin Al Ayyubi belum mendatangi Mesir, Mesir menjadi wilayah kekuasaan kerajaan Syiah, Daulah Fathimiyah. Selanjutnya pada masa berikutnya Dinasti Fathimiyah yang berjalan stabil mulai digoncang gejolaknya di dalam negerinya. Ketika itu Nuruddin Mahmud yakni paman Shalahuddin Al Ayyubi melihat sebuah peluang untuk menaklukkan kerajaan Syiah ini. Paman Shalahuddin Al Ayyubi berpandangan bahwasannya penaklukkan Daulah Fathimiyyah merupakan jalan lapang untuk membebaskan Jerusalem dari kekuasaan Pasukan Salib. Kemudian, Nuruddin ternyata benar – benar mengupayakan keinginannya. Selanjutnya, ia mengirim pasukan dari Damaskus yang dipimpin oleh Asaduddin Syirkuh untuk membantu keponakannya yakni Shalahuddin Al Ayyubi yang berada di Mesir. Mengetahui kedatangan pasukan besar ini, sebagian Pasukan Salib yang berada di Mesir pun berlarian. Sehingga yang dihadapi oleh Asaduddin dan Shalahuddin hanyalah orang – orang Fathimyah saja.

Dan ternyata Daulah Fathimiyah berhasil dihancurkan dan Shalahuddin Al Ayyubi diangkat menjadi mentri di wilayah Mesir. Akan tetapi, tak lama menjabat sebagai menteri di Mesir, dua bulan kemudian Shalahuddin diangkat sebagai wakil dari Khalifah Dinasti Ayyubiyah. Diketahui bahwa selama dua bulan memerintah Mesir, Shalahuddin Al Ayyubi membuat kebijakan – kebijakan progresif yang visioner. Shalahuddin Al Ayyubi membangun dua sekolah besar berdasarkan madzhab Ahlussunnah wal Jamaah. Hal ini ditujukan untuk memberantas pemikiran Syiah yang muncul sekian lama di tanah Mesir. Hasilnya bisa Sahabat Tour Aqsa rasakan hingga saat ini bahwa Mesir menjadi salah satu negeri pilar dakwah Ahlussunnah wal Jamaah atau Sunni. Kebijakan lainnya yang ia lakukan adalah mengganti penyebutan nama – nama khalifah Fathimiyah dengan nama – nama khalifah Abbasiyah dalam khutbah Jumat.

3. Penaklukkan Wilayah Al Aqsa

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa persiapan Shalahuddin Al Ayyubi untuk menaklukkan wilayah Aqsa benar – benar telah dirncanakan dengan matang. Shalahuddin Al Ayyubi telah menggabungkan persiapan keimanan dan persiapan materi yang luar biasa. Dari persiapan non materi ini terbentuk sebuah pasukan dengan cita – cita yang sama dan memiliki landasan keimanan yang kokoh. Kemudian dari segi fisik Shalahuddin Al Ayyubi mengadakan pembangunan markas militer, benteng – benteng perbatasan, menambah jumlah pasukan, memperbaiki kapal – kapal perang, membangun rumah sakit dan lain sebagainya. Diketahui bahwa penaklukkan wilayah Aqsa ini bukan menjadi hal yang mudah. Pasalnya Shalahuddin dan pasukannya harus menghadapi Pasukan Salib di Hathin terlebih dahulu. Perang ini dinamakan Perang Hathin yakni perang besar sebagai pembuka untuk menaklukkan Jerusalem. Berupaya untuk memancing emosi umat muslim, Pasukan Salib meletakkan salib besar di atas Kubatus Shakhrakh. Kemudian Shalahuddin dan beberapa pasukannya segera bergerak cepat ke sisi terdekat dengan Kubbatus Shakhrakh untuk menghentikan kelancangan Pasukan Salib. Akhirnya Shalahuddin dan pasukannya berhasil menjatuhkan dan membakar salib tersebut. Setelah itu, jundullah menghancurkan menara – menara dan benteng – benteng al – Quds.

Setelah itu, pasukan alib mulai terpojok, merek tercerai – berai dan berakhir mengajak berunding untuk menyerah. Akan tetapi Shalahuddin menjawab bahwasannya “Aku tak akan menyisakan seorang pun dari kaum Nasrani, sebagaimana mereka dahulu tidak menyisakan seorang pun dari umat Islam (ketika menaklukkan Jerusalem)”. Namun pimpinan Pasukan Salib, Balian bin Bazran mengancam bahwa “Jika kaum muslimin tidak mau menjamin keamanan kami, maka kami akan bunuh semua tahanan dari kalangan umat Islam yang jumlahnya hampir mencapai 4000 orang, kami juga akan membunuh anak – anak dan istri – Istri kami, menghancurkan bangunan – bangunan, membakar harta benda, menghancurkan Kubatu Shakhrakh, membakar apapun yang bisa kami bakar, dan setelah itu kami akan hadapi kalian sampai darah penghabisan! Satu orang dari kami akan membunuh satu orang dari kalian! Kebaikan apalagi yang bisa engkau harapkan!” Inilah ancaman yang diberikan Pasukan Salib kepada Shalahuddin dan pasukannya. Shalahuddin pun mendengarkan dan menuruti kehendak Pasukan Salib dengan syarat setiap laki – laki dari mereka membayar 10 dinar, untuk perempuan 5 dinar, dan anak – anak 2 dinar. Pasukan Salib pergi meninggalkan Jerusalem dengan tertunduk dan hina. Kaum muslimin berhasil membebaskan kota suci ini untuk kedua kalinya. Kemudian pada hari Jumat 27 Rajab 583 H wilayah Aqsa tersebut kembali ke pangkuan umat Islam setelah selama 88 tahun dikuasai oleh orang – orang Nasrani. Kemudian Shalahuddin dan umat muslim lainnya mengeluarkan salib – salib yang terdapat di Masjidil Aqsa serta membersihkannya dari segala najis dan kotoran.

4. Berakhirnya Tugas Shalahuddin Al Ayubbi

Diketahui bahwa Shalahuddin Al Ayyubi wafat pada usia 55 tahun, pada 16 Shafar 589 H bertepatan dengan 21 Febuari 1193 di Kota Damaskus. Shalahuddin meninggal karena mengalami sakit demam selama 12 hari. Orang-orang ramai menyalati jenazahnya, anak – anaknya Ali, Utsman, dan Ghazi turut hadir menghantarkan sang ayah ke peristirahatannya.

Kurang lebihnya inilah informasi sekilas terkait Al – Aqsa bagi Sahabat Tour Aqsa yang hendak menyiapkan Backpacker ke Masjidil Aqsa. Travel Tour Aqsa ini Tepat sekali bagi Sahabat Tour Aqsa yang ingin berlibur dengan suasana yang berbeda dan bermakna. Karena dengan berlibur ke Al – Aqsa, banyak sekali hal yang akan dipahami oleh Sahabat Tour Aqsa Sekalian. Semoga informasi ini bermanfaat untuk membantu Sahabat Tour Aqsa yang hendak berencana untuk berlibur ke Al Aqsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *