Tour Aqsa Murah di Jakarta 2022

Tour Aqsa Murah di Jakarta 2022

Pastinya sudah sekian lama Sahabat Tour Aqsa memendam keinginan untuk menengok keluar untuk sekedar pergi berlibur. Karena sejak awal pandemi lalu, tentunya Sahabat Tour Aqsa menghabiskan banyak waktu yang ada hanya di rumah saja. Sudah pasti hal ini menjadi sesuatu yang membosankan bagi Sahabat Tour Aqsa yang sebelumnya memang hobi menjelajahi aneka wisata yang ada. Tentu Sahabat Tour Aqsa tak sabar kan untuk segera menikmati liburan? Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa saat ini beberapa agen tour perjalanan sudah mulai aktif kembali loh. Namun tetap ada persyaratan yang harus dilakukan yakni tetap mematuhi protokol kesehatan. Untuk Sahabat Tour Aqsa yang sudah sekian lama mendambakan pergi berlibur, Sahabat Tour Aqsa sudah bisa memulai untuk merencanakan destinasi tujuan berlibur Sahabat Tour Aqsa sekalian. Sahabat Tour Aqsa bisa menentukan hendak berlibur ke luar negeri ataupun dalam negeri. Untuk Sahabat Tour Aqsa yang ingin berlibur ke luar negeri bisa juga loh. Meskipun tak semua negera menerima kunjungan wisatawan, namun ada pula yang masih menerima kunjungan wisatawan. Bagi Sahabat Tour Aqsa yang ingin berlibur ke luar negeri, Sahabat Tour Aqsa dapat mencoba untuk berlibur dengan memilih Tour Aqsa ataupun Tour Aqsa Jordan Mesir. Karena dengan paket tour inilah Sahabat Tour Aqsa dapat berlibur ke luar negeri. Ini pilihan yang tepat bagi Sahabat Tour Aqsa yang ingin melakukan Tour masjidil Aqsa. Karena dengan Tour Aqsa ini Sahabat Tour Aqsa dapat menjelajahi jejak sejarah yang ada di Aqsa. Apabila Sahabat Tour Aqsa ingin mendaftar Tour Aqsa Murah di Jakarta 2022 Terbaik, yuk coba simak informasi berikut ini.

Menilik Kisah Masjid Umar bin Khattab di Tanah Aqsa

Menurut informasi dan sejarah yang tercatat disebutkan bahwa kisah perebutan kembali masjid Masjidil Aqsa di kota Yerusalem, Palestina ini dipelopori oleh sahabat Nabi Muhammad Saw yang juga sebagai khalifah yakni Umar bin Khattab. Perlu hbat Tour Aqsa ketahui bahwa hal ini terjadi dengan damai alias tanpa adanya perlawanan sedikitpun dan keadaa saat itu dalam suasana aman terkendali. Meskipun demikian, sebenarnya penaklukan kota tua ini bukanlah hal yang terjadi begitu saja. Akan tetapi diawali dengan persiapan, perjuangan serta perjalanan yang panjang. Karena perintah sang khalifah, Yerusalem pun dikepung dari berbagai arah oleh pasukan umat muslim dan diketahui sempat terjadi sedikit pertempuran. Kemudian atas kehendak Allah lah umat muslim meraih kemenangan dan melanjutkan perjalanan untuk merebut kembali Masjidil Aqsa. Strategi khalifah Umar bin Khattab demi menaklukkan Yerusalem ini dengan jalan pengepungan sangatlah cerdas. Pangeran Konstantin II yakni penguasa wilayah Caesarea yang ada barat Palestina, merasa gelisah dengan pergerakan pasukan Islam ke Yerusalem. Dari kota bandar yang ada di pesisir Levantina ini, Pangeran Konstantin II meminta bantuan pasukan Byzantium dari Siprus dan Konstantinopel. Padahal pada saat itu pertahanan Caesaria cukup kuat sebagai daerah kekuasaan Byzantium. Kemudian, terbentuklah pasukan Byzantium di bawah komando Artavon yang harus menghadang pasukan Islam yang harus melewati daerah Caesarea untuk dapat sampai ke Yerusalem.

Dari situlah bertemulah pasukan Amr dan Yazid dengan pasukan Artavon dari Caesarea. Perang dahsyat pun terjadi di daerah Ajnadin. Atas izin Allah, pasukan Islam menang. Artavon lalu melarikan diri ke Yerusalem. Melalui kemenangan inilah rencana penaklukan Yerusalem jadi semakin mudah. Khalifah Umar bin Khattab lekas memerintahkan untuk menambah pasukan gun mendukung Amr. Pasukan yang dipimpin Ubaidah, Khalid, dan Mu’awiyah diminta untuk membantu setelah sebelumnya menaklukkan Suriah dan pesisir Levantina. Pasukan umt muslim pun mengepung sepanjang kota selama musim dingin. Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa rasa gentar sedang dihadapi oleh Artavon dan Patriarch Sophronius, lalu mereka beradu mulut. Artavon tak sepakat jika Yerusalem diserahkan pada pasukan umat Islam. Di lain sisi, Patriarch menginginkan Yerusalem diserahkan pada pasukan umat islam dengan damai. Dia yakin bahwa kedatangan pasukan umat Islam ini adalah bentuk kehendak Tuhan. Kemudian dikirimlah utusan gereja untuk menemui pasukan umat Islam. Utusan ini menyampaikan bahwa Yerusalem akan diserahkan dengan beberapa syarat yaitu penyerahan kota tidak dilakukan dengan jalan peperangan, pasukan Byzantium dibiarkan untuk menuju Mesir, dan Khalifah Umar bin Khattab diminta datang ke Yerusalem untuk serah – terima “kunci kota”. Selajnutnya Abu Ubaidah yang menerima utusan gereja itu menyanggupi permintaan tersebut.

Setelah itu kabar ini disampaikan ke Umar bin Khattab dan beliau pun segera menuju ke kawasan kota Yerusalem. Setibanya di kota, Umar bin Khattab disambut Uskup Patriarch. Pada saat Umar bin Khattab meminta diantar ke bekas Kuil Sulaiman, Umar bin Khattab menemukan reruntuhan yang tak terawat. Tak hanya itu, ada pula banyak kotoran dan timbunan sampah. Kemudian Umar dan sahabat lainnya membersihkan tempat tersebut dan menjadikannya tempat shalat. Di tempat inilah kemudian berdiri sebuah masjid atas perintah beliau dan masjid itu dinamai dengan Masjid Umar. Masjid ini kemudian dibangun kembali oleh al – Walid ibn Abd al – Malik menjadi masjid megah di atas Shakhrah dan oleh ‘Abd al – Malik ibn Marwan dibangun kubah (Qubbat ash – Sakhrah). Masjid sekaligus sebagai monumen kemenangan Islam di tempat pusat agama Yahudi dan Kristen. Masjid Umar bin Khattab terletak di Betlehem yakni sebuah kota Palestina tepatnya Tepi. Masjid ini merupakan masjid tertua di kota tua Betlehem. Diketahui bahwa masjid ini dibangun pada tahun 1860, akan tetapi tak mengalami renovasi sampai tahun 1955. Konstruksi bangunan Masjid Umar bin Khattab seperti yang terlihat saat ini dibangun oleh Ayyubiyah Sultan Al – Afdhal bin Salah ad – Din pada 1193 untuk mengenang sejarah tersebut.

Berencana Berangkat ke Aqsa Tahun 2022? Matangkan Rencananya Dulu Yuk!

Ada baiknya bahwa sebelum Sahabat Tour Aqsa berlibur hendaknya mematangkan segala rencana yang dilakukan. Apa saja yang hendaknya Sahabat Tour Aqsa rencanakan dalam mewujudkan liburan yang asik? Berikut lebih jelasnya!

  1. Rencanakan Detail Keberangkatan

Sebelum Sahabat Tour Aqsa pergi berlibur, sebisa mungkin buatlah perencanaan serta persiapan yang matang. Tak bisa dipungkiri bahwa mempersiapkan liburan memanglah cukup merepotkan. Akan tetapi, dengan melakukan hal demikian akan membuat liburan menjadi lebih baik. Karena perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa persiapan liburan menjadi salah satu faktor penentu agar liburan yang Sahabat Tour Aqsa jalani dapat berjalan dengan lancar. Ada beberapa hal yang perlu Sahabat Tour Aqsa siapkan saat akan berlibur, diantaranya :

  • Tentukan hendak pergi kemana

Teruntuk Sahabat Tour Aqsa yang hingin merencanakan liburan langkah pertama yang harus dilakukan ialah hendaknya tentukan hendak pergi kemana. Sebisa mungkin Sahabat Tour Aqsa menetapkan tujuan yang hendak Sahabat Tour Aqsa kunjungi. Sahabat Tour Aqsa dapat diskusikan dengan keluarga ataupun teman apabila Sahabat Tour Aqsa ingin berlibur bersama keluarga.

  • Tentukan tempat penginapan saat berlibur

Pastikan Sahabat Tour Aqsa sudah memesan tempat penginapan sebelum masa liburan. Apabila Sahabat Tour Aqsa berlibur tak menggunakan kendaraan pribadi, pesan juga kendaraan sewaan di tempat berlibur jika Sahabat Tour Aqsa ingin mengunjungi beberapa lokasi wisata. Biasanya hotel maupun kendaraan sewaan telah dipesan jauh di jauh hari oleh banyak wisatawan.

  • Carilah informasi seputar wisata terkait

Sahabat Tour Aqsa dapat mulai mencari panduan wisata di lokasi wisata yang Sahabat Tour Aqsa tuju. Informasi tempat wisata dapat Sahabat Tour Aqsa dapatkan dari situs web, hasil berdiskusi dengan teman – teman ataupun keluarga dan media lainnya. Hendaknya Sahabat Tour Aqsa dapat menggali informasi seperti kebiasaan penduduk setempat, hal yang unik di sana, maupun lokasi wisata terdekat di area yang sama. Pastinya dengan  hal ini dapat membuat liburan Sahabat Tour Aqsa lebih bermakna.

  • Lengkapi dokumen yang dibutuhkan

Tentunya Sahabat Tour Aqsa perlu mengurus seluruh dokumen penting perjalanan maupun dokumen kesehatan yang diperlukan. Misalnya apabila Sahabat Tour Aqsa merencanakan berlibur ke luar negeri, Sahabat Tour Aqsa dapat mengurus beberapa dokumen yang diperlukan untuk Sahabat Tour Aqsa dan keluarga.

  • Tentukan barang yang akan dibawa

Sahabat Tour Aqsa dapat memulai mencatat barang bawaan apa saja yang akan dibawa. Pastinya hal ini bertujuan agar tak ada yang terlupakan pada saat libruan berlangsung. Coba bayangkan apabila saat di tempat berlibur ternyata kamera Sahabat Tour Aqsa tertinggal, tentunya liburan Sahabat Tour Aqsa terasa ada yang kurang kan. Sebab itulah Sahabat Tour Aqsa perlu mencatat barang – barang apa saja yang hendaknya Sahabat Tour Aqsa bawa saat pergi beribur. Dan hendaknya Sahabat Tour Aqsa memastikannya kembali bahwa tak ada barang yang tertinggal.

  1. Yang Diperhatikan Menjelang Berangkat Berlibur

Menjelang hari keberangkatan berlibur, Sahabat Tour Aqsa juga harus mempersiapkan hal – hal terkait keberangkatan berlibur. Khususnya Sahabat Tour Aqsa dapat mempersiapkan fisik yang bertujuan agar tak kelelahan di tempat liburan atau di tempat rekreasi. Beberapa hal yang sebaiknya Sahabat Tour Aqsa perhatikan, khususnya jika Sahabat Tour Aqsa merencanakan berlibur di luar kota atau luar negeri diantaranya :

  • Pastikan Tidur Dengan Cukup

Sahabat Tour Aqsa hendaknya mengupayakan untuk tidur dengan cukup menjelang hari keberangkatan berlibur. Karena pada saat berangkat berlibur, biasanya kondisi fisik akan cukup lelah karena perjalanan panjang yang jauh. Bisa jadi ada delay waktu penerbangan yang membuat Sahabat Tour Aqsa menunggu cukup lama, inilah yang membuat Sahabat Toru Aqsa menjadi kelelahan. Perubahan cuaca jpun dapat mempengaruhi kesehatan Sahabat Tour Aqsa sekalian. Sebb itulah, Sahabat Tour Aqsa perlu mempersiapkan fisik Sahabat Tour Aqsa agar tak sakit pada saat menikmati liburan.

  • Mengonsumsi Makanan Dengan Benar

Sebelum berangkat berlibur, terlebih berlibur dengan jarak yang cukup jauh seperti ke lyar negeri hendaknya Sahabat Tour Aqsa mengupayakan makan dan minum yang benar. Karena jika Sahabat Tour Aqsa di perjalanan dan mengalami gangguan di perut, tentu akan mengganggu perjalanan dan liburan Sahabat Tour Aqsa.

  • Memeriksa Barang Bawaan

Sebisa mungkin Sahabat Tour Aqsa mempersiapkan seluruh barang bawaan yang telah Sahabat Tour Aqsa rencanakan dari jauh – jauh hari. Misalnya Sahabat Tour Aqsa dapat menyiapkan pakaian yang cocok, kamera, kosmetik seperti tabir surya, dan berbagai barang lainnya yang membuat liburan Sahabat Tour Aqsa merasa nyaman. Jangan lupa pula untuk mempersiapkan cemilan untuk dinikmati selama di perjalanan. Apabila Sahabat Tour Aqsa memiliki gangguan kesehatan khusus, seperti penyakit maag atau yang lainnya, sebaiknya Sahabat Tour Aqsa mempersiapkan obat untuk penyakit tersebut untuk membuat tindakan pencegahan di tempat berlibur.

  1. Yang Diperhatikan Saat Perjalanan Liburan

Setelah semua persiapan selesai, tibalah waktunya untuk berangkat berlibur. Anda mungkin menempuh perjalanan berjam-jam menuju lokasi berlibur. Apa yang harus Anda perhatikan selama dalam perjalanan? Berikut ini beberapa tips menarik yang bisa dilakukan.

  • Pastikan Cukup Cairan

Pada saat liburan, hendaknya Sahabat Tour Aqsa tak lupa untuk minum dengan cukup. Hal ini bertujuan agar kebutuhan cairan Sahabat Tour Aqsa terpenuhi dan tak dehidrasi.

  • Menggerakkan Badan Apabila Terlalu Lama Duduk

Sahabat Tour Aqsa dapat mengupayakan menggerakan badan apabila Sahabat Tour Aqsa duduk terlalu lama di pesawat. Mengapa demikian? Karena kurangnya gerak dan lamanya duduk yang dilakukan selama berjam – jam akan mengakibatkan pembekuan darah di kaki. Sebab itulah, Sahabat Tour Aqsa perlu melakukan gerak badan dengan berjalan – jalan di lorong pesawat atau dengan melakukan peregangan otot sambil duduk.

  • Perhatikan anak – anak apabila membawanya berlibur

Membawa anak kecil pada saat pergi berlibur merupakan tantangan tersendiri. Pasalnya anak akan mudah mengeluh karena lamanya perjalanan yang cukup membosankan. Sebab itulah, apabila Sahabat Tour Aqsa berlibur bersama anak hendaknya Sahabat Toru Aqsa tak lupa untuk membawa buku atau mainan yang bertujuan untuk menyita perhatian sang anak agar tak merasa bosan saat perjalanan.

  1. Yang Dilakukan Saat Tiba di Lokasi Berlibur

Ketika Sahabat Tour Aqsa sudah tiba di lokasi berlibur, ada beberapa hal yang sebaiknya Sahabat Tour Aqsa perhatikan dan lakukan agar liburan Sahabat Tour Aqsa berjalan penuh makna dan berkesan. Apa saja? Berikut lebih jelasnya :

  • Menyesuaikan Diri

Setelah tiba di lokasi tujuan, hendaknya Sahabat Tour Aqsa jangan langsung berkeliling menghabiskan waktu pada hari pertama. Biarkan tubuh dan pikiran Sahabat Tour Aqsa menyesuaikan diri dengan jadwal yang berbeda. Jika Sahabat Tour Aqsa gagal melakukan hal ini, bisa membuat stres dan liburan Sahabat Tour Aqsa menjadi berantakan.

  • Menjaga asupan makanan selama berlibur

Saat Sahabat Tour Aqsa berlibur terlebih di lokasi yang cukup jauh, hendaknya Sahabat Toru Aqsa harus menjaga makanan ataupun minuman yang masuk ke dalam tubuh. Hendaknya Sahabat Tour Aqsa Jangan sembarangan membeli makanan di pinggir jalan jika kondisinya tak layak. Tak hanya itu, Sahabat Tour Aqsa hendkanya jangan pula menunda jam makan karena keasyikan berlibur. Karena hal ini akan mendatangkan penyakit bagi Sahabat Tour Aqsa sekalian. Nah, agar kesehatan Sahabat Tour Aqsa sellau terjaga dan terhindar dari beberapa penyakit pencernaan selama liburan, hendaknya Sahabat Tour Aqsa harus menjaga makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh.

  • Kerjasama Dengan Keluarga Saat Berlibur

Apabila Sahabat Tour Aqsa berlibur bersama keluarga, jangan biarkan Ibu melakukan segala sesuatu seperti yang dilakukannya di rumah. Bekerja sama sebagai keluarga untuk melakukan pekerjaan rumah tangga sehari – hari. Karena sikap semacam ini akan membuat liburan menjadi sangat menyenangkan bagi tiap orang.

  • Mengabadikan Momen Berlibur

Ketika Sahabat Tour Aqsa berada di tempat berlibur, cobalah untuk mengabadikan momen yang berkesan dengan cara berfoto. Karena hal ini dapat menjadi kesan yang istimewa dan Sahabat Tour Aqsa dapat melihatnya lagi di kemudian hari. Sahabat Tour Aqsa juga dapat membeli beberapa buah tangan maupun barang kerajinan tangan setempat.

Inilah Saksi Peristiwa Istimewa Nabi Muhammad di Masjidil Aqsa

Seluruh umat muslim pun mengerti bahwa Masjidil Aqsa menjadi salah satu situs suci umat Islam yang terletak di Kota tua Yerusalem. Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa di kawasan bangunan ini terdapat pula bangunan lain dengan kubah berwarna hijau atau yang dikenal sebagai Qubatush Sakhrah atau Dome of Rock. Bangunan kubah ini diketahui untuk melindungi batu hitam Sakhrah Muqaddasah yang diyakini menjadi pijakan Nabi Muhammad Saw pada saat menuju Sidratul Muntaha dalam rangka menjalankan perintah Allah Swt. Jika diruntut dari peristiwa Isra Mi’raj yang dialami Nabi Muhammad Saw antara bangunan Masjidil Aqsa dan Sakhrah Muqaddasah ini menjadi bagian yang tak terpisahkan. Pasalnya kedua bangunan ini yang memegang peran penting dalam sejarah Islam karena menjadi saksi sejarah perjalanan Isra Mi’raj yang dialami Nabi Muhammad Saw. Penamaan Masjidil Aqsa pun apabila diterjemahkan dari bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia memiliki makna yakni masjid terjauh. Istilah terjauh dalam pengertian ayat Alquran adalah sebagai yang terjauh dari Makkah. Perlu Sahabat Tour Aqsa ketahui bahwa nama Al – Aqsa disebut di dalam surat al – Isra’ ayat 1. Dalam ayat inilah disebutkan bahwa Allah Swt telah memperjalankan Nabi Muhammad Saw pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa.

Dari sini Sahabat Tour Aqsa dapat memahami bahwa Masjidil Aqsa menjadi tempat suci ketiga umat Islam setelah Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Terlebih, Masjidil Aqsa ini juga pernah menjadi kiblat pertama umat Islam sebelum datang perintah Allah kepada Nabi Muhammad Saw untuk mengarahkan kiblatnya ke Baitullah yang berada di Masjidil Haram. Tak hanya itu, dalam beberapa keterangan pun disebutkan bahwa pada saat Allah memerintahkan shalat menghadap ke Masjidil Aqsa, hal tersebut dimaksudkan agar umat Islam dalam shalatnya menghadap ke tempat yang suci serta bebas dari berbagai macam berhala dan sesembahan. Pada saat itu, keadaan Masjidil Haram masih belum berwujud bangunan masjid, sedangkan Ka’bah masih dipenuhi berhala yang jumlahnya mencapai 309 buah dan selalu disembah oleh orang Arab sebelum kedatangan Islam. Sebab itulah jika saat itu Nabi Muhammad Saw melaksanakan shalat dengan menghadap ke Masjidil Haram, jelas hal ini akan membanggakan kaum kafir Quraisy. Karena kaum Quraisy akan menganggap bahwa Nabi Muhammad Saw juga menyembah berhala – berhala mereka yang ada di Ka’bah. Pada saat peristiwa Isra Mi’raj ini terjadi, baik Masjidil Haram maupun Masjidil Aqsa sebenarnya masih belum berupa bangunan masjid seperti yang ada pada bangunan masjid saat ini. Di Masjidil Haram hanya ada bangunan Ka’bah, sedangkan di Masjidil Aqsa hanya ada Qubatush Sakhrah.

Alangkah senangnya apabila Sahabat Tour Aqsa bisa pergi berlibur ke Aqsa untuk memandang pesona Al Aqsa yang amat di dambakan oleh seluruh umat muslim. Sahabat Tour Aqsa pun dapat mengajak teman ataupun keluarga untuk mengukir kesan liburan yang istimewa. Bagi Sahabat Tour Aqsa yang berencana untuk mendaftar Tour Aqsa Murah di Jakarta 2022 Terbaik, yuk segera bergabung bersama Satutours Travel. Langsung hubungi kontaknya ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *