Tour Aqsa Murah di Jakarta

Tour Aqsa Murah di Jakarta

Sebelum pergi berlibur, pastinya Sahabat Tour Aqsa memperhitungkan budget untuk liburan bukan? Tentunya Sahabat Tour Aqsa akan memilih untuk pergi berlibur dengan biaya yang relatif terjangkau yakni sesuai budget yang sudah dipersiapkan. Teruntuk Sahabat Tour Aqsa yang ingin pergi berlibur ke luar negeri namun bingung untuk berlibur kemana, cobalah tenang sejenak. Karena Satutours Travel hadir untuk Sahabat Tour Aqsa sekalian yang ingin pergi berlibur ke luar negeri dengan harga paket tour yang terjangkau. Wah.. pastinya penasaran ya? Salah satu paket tour yang tak pernah sepi peminat ialah Tour Aqsa. Jika Sahabat Tour Aqsa ingin berlibur ke luar negeri dengan harga yang ramah kantong nan nuansa yang asik, Sahabat Tour Aqsa cobain deh Tour Aqsa ini. Karena dijamin Sahabat Tour Aqsa akan merasa asik dengan seluruh destinasi yang akan disuguhkan. Berlibur bersama Tour Aqsa, Sahabat Tour Aqsa akan diajak mengelilingi beberapa destinasi yang akan memanjakan mata dan menyejukkan hati Sahabat Tour Aqsa sekalian. Bagi Sahabat Tour Aqsa yang saat ini masih dalam tahap mengumpulkan biaya, tenang. Karena Sahabat Tour Aqsa dapat pula mendaftar Tour Aqsa 2022. Bagi Sahabat Tour Aqsa yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut seputar Tour Aqsa Jakarta dan Tour Aqsa Murah di Jakarta, yuk coba simak informasi dibawah ini.

Yuk Kenali Ragam Kubah di Masjidil Aqsa!

Tahukah Sahabat Tour Aqsa sekalian bahwasannya kubah merupakan salah satu bagian yang terpenting pada suatu bangunan masjid. Kubah itu sendiri merupakan bangunan yang berbentuk setengah bola yang terletak diatas atap. Karena Masjid Al – Aqsa merupakan masjid yang tak hanya terdiri dari hanya satu bangunan masjid saja, maka kubah yang terdapat dalam Masjid Al – Aqsa tentunya terhitung lebih dari satu. Dikutip dari Aqsapedia, diketahui bahwa kubah masjid Al – Aqsa ini berjumlah sebanyak 15 kubah. Dalam pembangunannya kubah ini terjadi pada beberapa jaman pemerintahan islam seperti Bani Umayyah, masa Ayyubiyah, masa Mameluk serta masa bani Utsmaniyah. Nama – nama kubah yang berada di Masjidil Aqsa antara lain :

  1. Kubah Musa

Kubah selanjutnya bernama kubah Musa. Kubah Musa ini merupakan kubah yang dibangun oleh al – Malik Najmuddin Ayyub pada tahun 647 Hijriyah. Bangunan kubah ini memiliki bentuk persegi empat dengan satu mihrab di arah kiblat. Diketahui Panjang dan lebarnya masing – masing ialah 6 meter. Bangunannya memiliki 6 jendela serta pintu masuk yang terletak disisi utara. Letak kubah Musa ini berada diantara pintu As – Silsilah di barat dan Kubah An – Nahwiyah di Timur yakni di pelataran barat Masjid Al – Aqsa. Kubah ini bernama Kubah Musa karena terinspirasi dari salah satu guru yang pernah mengajar di bangunan tersebut atau yang dinisbatkan yakni Nabi Musa AS. Pada mulanya kubah ini disebut dengan kubah asy – Syajarah karena dulunya banyak sekali pohon rindang di sekitar bangunan tersebut. Bangunan kubah ini diketahui berdiri diatas masthabah yang memiliki mihrab tersendiri. Pada saat ini kubah ini digunakan sebagai ruangan Tahfiz al – Qur’an. Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa disinilah markas Al – Qur’an pertama kali berdiri dan hingga sekarang masih menghasilkan generasi penghafal dan pembelajar Al – Qur’an. Masyaallah yaa..

  1. Kubah An – Nahwiyah

Kubah An – Nahwiyah merupakan bangunan yang terletak di sebelah barat daya pelataran ash – Shakhrah. Kubah ini didirikan oleh al – Malik Syarafuddin Abu Mansur Isa al – Ayyubi pada tahun 604 Hijriyah. Tujaun dari pembangunan kubah ini ialah digunakan sebagai lokasi untuk Pendidikan serta pengajaran ilmu nahwu dan Sharaf. Kubah An – Nahwiyah ini memiliki 3 ruang di dalamnya dan salah satu dari ketiga ruang tersebut yang terletak di sebelah barat memiliki kubah diatasnya. Pintu masuk pada kubah ini mengahdap ke bagian arah utara. Pada jaman dahulu saat inggris menjajah, kubah ini dirubah menjadi perpustakaan. Kini, bangunan kubah ini telah menjadi kantor pengadilan agama tingkat banding yang merupakan bagian dari kantor pengadilan agama di Al – Quds. Menarik sekali ya sejarahnya.

  1. Kubah Sulaiman

Pada mulanya, kubah ini dinamakan kubah Sulaiman karena memang dinisbatkan kepada Sulaiman bin Abdul Malik yakni salah satu seorang khalifah Umawiyah yang menjadi pemimpin pada tahun 96 hingga 99 Hijriyah sebelum Khalifah Umar bin Abdul Aziz naik tahta. Kubah Sulaiman ini terletak di sebelah barat daya pintu al – Atam yani pintu Raja Faisal atau lebih spesifiknya di halaman tengah bagian utara Masjid Al – Aqsa. Pembangunan kubah ini dilakukan pada masa Ayyubiyah yakni pada tahun 600 Hijriyah atau sekitar 1203 Masehi dan mengalami pembaharuan pada masa kesultanan Utsmaniyah. Kubah Sulaiman memiliki persegi delapan serta memiliki satu mihrab. Spesifik dari kubah ini ialah memiliki tiang yang berjumlah 24 buah dan terbuat dari marmer. Memiliki pintu kubah yang terletak di sebelah utara bangunan. Konon katanya, kubah ini pernah digunakan untuk beribadah, berkhalwat serta untuk menyimpan data – data penting pengadilan agama serta arsip – arsip Masjid Al – Aqsa. Kemudian urusan wakaf dan pembangunan untuk memeperbaharuinya dan menjadikannya untuk kantor urusan konseling.

  1. Kubah Al – Mizan

Kubah Mizan merupakan salah satu kubah yang ada di Al – Aqsa. Latar belakang penamaan kubah mizan ini ialah karena memiliki posisi yang menempel dengan baikah selatan. Baikah ini dikenal dengan Al – Mizan yang berarti timbangan. Oleh karena itu, nama kubah yang menempel ini dinisbatkan kepada baikah ini. Letak dari kubah mizan ini berada di sebelah selatan pelataran kubah Ash – Shakhrah dan menempel di baikah selatan. Diketahui bahwa kubah mizan ini merupakan bangunan yang terdiri dari enam tiang penyangga yang terbuat dari batu marmer. Tiangnya berbentuk persegi delapan dan antara satu tiang dengan tiang yang lainnya disambungkan dengan tiga ikatan yang berbentuk setengah cincin. Di atasnya terdapat tonjolan yang melingkari kubah ini, kubah ini juga berada diatas ubin marmer. Kubah ini terletak di atas mimbar Burhanuddin. Pada mulanya, mimbar tersebut dibuat pada masa Ayyubiyah dengan berbahan dasar kayu. Namun, setelah itu diganti dengan bahan dasar batu marmer pada masa Mameluk. Penggantian ini dilakukan oleh Qadhi Burhanuddin pada tahun 790 Hijriyah. Qadhi Burhanuddin ini dikenal sebagai seorang guru yang mengajar di sekolah Shalahiyah dan khatib di Masjid Al – Aqsa.

  1. Kubah Ash – Shakhrah

Kubah Ash – Shakhrah merupakan kubah yang terletak tepat diatsa Ash – Shakhrah al – Musyarrafah. Pada bagian dalam kubah terdapat mozaik, dekorasi yang menawan serta kaligrafi yang indah. Kubah Ash – Shakhrah ini merupakan kubah yang memiliki lapisan emas yang memiliki tinggi sekitar 35 meter dengan diameter 20 meter. Pada bagian atas kubah terdapat bentuk bulan sabit yang diketahui memiliki tinggi sekitar 4 meter. Kubah Ash – Shakhrah memiliki 2 bagian yakni bagian dalam dan bagian luar. Jarak antara kubah bagian dalam dan bagian luar diketahui sekitar satu meter. Kubah bagian dalam diketahui terbuat dari kayu yang dilapisi dengan kapur emas. Sedangkan yang bagian luar pada mulanya terbuat dari timah yang dilapisi oleh emas. Kemudian bahannya diubah menjadi lempengan timah yang dilapisis aluminium emas yang bertahan hingga tahun 1950. Pada tahun 1995 kubah Ash – Shahrah ini ditutup menggunakan seng yang di cat dengan emas murni yang menghabiskan emas sebanyak 24 kg. Kubah Ash – Shakhrah ini merupakan bangunan yang telah ada sejak masa Umayyah hinga masa Utsmaniyah yang tertutupi oleh berbagai ukiran mozaik yang menawan. Pada masa kekuasaan Sultan Sulaiman Al – Qanuni dari Utsmaniyah, beliau memerintahkan untuk mengganti mozaik yang terdapat pada ubah tersebut dengan ubin berkaca yang berwarna biru. Ubin kaca yang dimaksud ialah terbuat dari keramik yang dilapisis dengan cat halus dan menyala. Selain itu, pada kekuasaan Sultan Abdul Hamid, beliau memerintahkan untuk menuliskan surat Yasin di sekeliling bangunan yang berbentuk persegi delapan tersebut. Kaligrafi yang ditulis pada kubah ini pertama kali dilakukan oleh seorang kaligrafer yang bernama Muhammad Syafiq.

  1. Kubah Al – Mi’raj

Tahukah Sahabat Tour Aqsa bahwa kubah Ash – Shakhrah ini merupakan bangunan yang didirikan oleh Al – Amir Al – Isfisihlar Izzuddin yakni Gubernur Al – Quds pada masa kesultanan Ayyubiyah tahun 597 Hijriyah. Kubah Al – Mi’raj merupakan salah satu kubah yang terletak di barat laut pelataran Ash – Shakhrah. Kubah ini dibangun dengan tujuan untuk mengenang peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw. Kubah ini merupakan bangunan yang memiliki bentuk persegi delapan dengan memiliki satu mihrab di arah kiblat. Diketahui bahwa dinding dari kubah ini tertutup dengan marmer putih dan pintunya terletak di sebelah utara. Bangunan kubah ini memiliki tiang yang berjumlah 30 tiang. Kemudian di atasnya terdapat kubah yang terbuat dari lembaran timah. Kemudian di atas kubah tersebut juga terdapat kubah kecil lainnya seperti mahkota yang terletak di atas kepala. Pada saat ini kubah Mi’raj ini digunakan sebagai kantor urusan pembangunan Masjid Al – Aqsa.

  1. Kubah As – Silsilah

Kubah As – Silsilah merupakan kubah yang dibangun oleh Abdul Malik bin Marwan pada tahun 65 hingga 68 Hijriyah yang terletak di sebelah timur dari kubah Ash – Shakhrah. Banyak pendapat yang bermunculan melalui para ahli sejarah terkait asal – usul pembangunan kubah As- Silsilah tersebut. Akan tetapi, banyak yang mengatakan bahwa kubah ini dibangun sebagai tempat untuk memantau pembangunan kubah Ash – Shakhrah dan pada mulanya hanya sebagai miniature kubah As – Shakhrah. Konon katanya, Khalifah yang bernama Sulaiman bin Abdul Malik ini pernah duduk di dalamnya untuk mengawasi rakyatnya. Seperti yang diketahui bahwa kubah ini pernah digunakan untuk tempat sholat, proses belajar mengajar serta hal yang lainnya. Pada saat tentara dari perang salib menguasai Masjid Al – Aqsa, kubah As – Silsilah ini dijadikan sebagai gereja yang memiliki nama Gereja Saint James. Diketahui kubah ini memiliki tiang yang berjumlah sebelas buah. Tiang yang berada di Kubah As – Silsilah ini terbuat dari bahan dasar marmer dan satu mihrab yang berada di sebelah barat dari arah kiblat. Pada bagian dalam kubah juga terdapat tiang yang berjumlah sebanyak 6 buah. Tiang yang berada dalam kubah ini mengangakt leher kubah yang memiliki bentuk segi enam. Wah, menarik sekali bukan?

Fakta Unik Nan Istimewa Tentang Tanah Aqsa

  1. Tak Lepas Dari Perhatian Para Khalifah

Sejak ditaklukkan oleh umat Islam, masjid Al – Aqsa selalu menjadi perhatian para khalifah. Salah satu yang paling terkenal melakukan pemugaran adalah al – Walid bin Abdil Malik yang berasal dari Daulah bani Umayah pada tahun 72 Hijriah. Pada tahun 1099 Masehi, Pasukan Salib menyerbu kota al – Quds, mengepung, mendudukinya, serta membantai laki-laki, perempuan, dan anak-anak. Panglima Salib Raymonf memasuki pelataran Masjidil Aqsa di antara mayat – mayat yang berserakan dan darah yang mengalir. Al Quds jatuh di bawah pendudukan Tentara Salib selama 91 tahun. Kegelapan Al – Aqsa tidak berlangsung lama sebab atas izin Allah, pada tahun 1887 Masehi, Shalahuddin al – Ayyubi berangkat menuju al-Quds dan berhasil merebutnya kembali. Setelah itu, para khalifah Daulah bani Ayyubiyah memberikan perhatian terhadap Masjidil Aqsa.

  1. Berada di Kompleks Kota Tua Yerusalem

Tahukah Sahabat Al – Aqsa sekalian bahwa Masjidil Aqsa merupakan sebuah kompleks di Kota Tua Yerusalem. Yerusalem ialah salah satu kota tertua yang ada di dunia. Pada masa lalu, konon katanya kota Yerusalem ini pernah berulang kali direbut, ditaklukan, dihancurkan dan dibangun kembali oleh berbagai pihak serta seakan setiap lapisan buminya mengungkapkan berbagai potongan sejarah masa lalu. Kota Tua Yerusalem ini  hanya memiliki luas kurang dari 1 km persegi. Akan tetapi mencakup banyak situs suci dari tiga agama yakni Islam, Yahudi, dan Kristen. Masjidil Aqsa sendiri ialah bangunan yang mencakup Kubah Batu (Dome of Rock) yang berkubah emas, Masjid Qibly, Masjid Buraq, dan Masjid Marwani. Masjid Qibly yang biasa disebut Masjid Al – Aqsa karena paling dekat dengan kiblat di Kabah, Mekah. Kompleks masjid-masjid ini dinamakan Masjidil Aqsa atau kompleks Al-Haram Asy-Syarif. Masjid Qubbat As – Sakhrah atau Masjid Kubah Batu dikenal dengan sebutan Dome of the Rock. Kaum Yahudi biasa menyebutnya dengan sebutan Temple Mount (Gunung Kuil). Bangunan tersebut adalah sebuah bangunan yang terletak di tengah-tengah kompleks Al-Haram asy-Syarif, Masjid Al-Aqsa, di Kota Yerusalem. Pembangunan masjid ini dimulai ketika Yerusalem jatuh ke dalam kekuasaan Islam pada era Khalifah Umar bin Khattab.

  1. Menjadi Seni Bangunan Islam Pertama

Terletak di Baitul Muqaddis, Qubbat As-Sakhrah adalah seni bangunan agung Islam pertama yang didirikan pada kisaran tahun 685 M hingga 691 M oleh Khalifah Abdul Malik bin Marwan yakni khalifah Kerajaan Ummaiyyah. Kubah ini dibangun setengah tahun setelah wafatnya Nabi Muhammad Saw. Inilah masjid pertama yang menggunakan kubah dalam sejarah arsitektur Islam. Interior Masjid Kubah Batu dihiasi dengan arabesk yakni hiasan berbentuk geometris, tanaman rambatan serta ornamen kaligrafi. Unsur hiasan ini sempat menjadi ciri khas arsitektur Islam sejak abad ke – 7 M. Hingga saat ini, kaligrafi masih menjadi ornamen yang menghiasi interior bangunan sebuah masjid. Pembangunan masjid berkubah ini sepenuhnya dikerjakan dua orang Muslim yang berasal Palestina yakni Raja’ bin Hayat dari Bitsan dan Yazid bin Salam dari Jerusalem. Pembangunan kubah diawali oleh Khalifah Abdul bin Marwan yang terdiri atas tiga tingkatan. Tingkatan pertama dan kedua memiliki tinggi yang mencapai 35,3 meter. Secara keseluruhan, tinggi masjid mencapai 39,3 meter. Bagian dalamnya terdapat ruangan yang terdiri atas tiga koridor yang sejajar melingkari batu (sakhrah). Koridor bagian dalam merupakan lantai tawaf yang langsung mengelilingi batu, seperti tempat tawaf di Masjidil Haram. Dipenuhi ukiran-ukiran model Bizantium, di dalamnya terdapat mihrab-mihrab besar. Jumlahnya 13 buah dan masing-masing mihrab terdiri atas 104 mihrab kecil. Untuk memasukinya, ada empat pintu gerbang besar yang masing-masing dilengkapi atap.

  1. Selalu Diberkahi

Dikutip dari Ensiklopedia Sirah Nabi Muhammad, bahwa disebut aqsa (terjauh) karena memang jauhnya jarak antara Masjidil Aqsha dengan Masjidil Haram. Bagi umat Islam, Masjidil Aqsa adalah masjid yang hendaknya untuk diziarahi. Allah Swt menyebut Masjidil Aqsha sebagai tempat yang sekelilingnya diberkahi. Berkah tersebut mencakup keberkahan dalam bidang agama dan bidang dunia. Keberkahan di bidang agama karena merupakan tempat turunnya para nabi, sedangkan keberkahan dunia karena dikelilingi oleh kebaikan-kebaikan duniawi, yaitu terdapatnya sungai-sungai, pohon-pohon, dan buah-buahan yang semua itu menjadi sebab terpenuhnya kehidupan dan bahan makanan. Masjidil Aqsa adalah masjid kedua yang dibangun di atas bumi sebagaimana hadits Abu Dzar yang diriwayatkan oleh al-Bukhari dan muslim. Dia berkata, “Aku bertanya, ‘Wahai Rasulullah! Masjid manakah yang pertama dibangun di mukan bumi?’ Beliau menjawab, ‘Masjidil Haram.’ Aku bertanya lagi, ‘Kemudian masjid mana?’ Beliau menjawab, ‘Masjidil Aqsa.’ Aku bertanya lagi, ‘Berapa jarak (pembangunan) antara keduanya?” Beliau menjawab, ‘Empat puluh tahun.’”

  1. Perihal Pendiri Masjid Al – Aqsa

Tahukah Sahabat Tour Aqsa sekalian bahwa terdapat perbedaan pendapat mengenai siapakah yang pertama membangunnya. Pendapat pertama menyatakan bahwa yang pertama adalah salah seorang putra Nabi Adam AS. Pendapat kedua menyatakan bahwa yang pertama membangunnya adalah para malaikat kemudian sebagian besar para nabi merawatnya. Disebutkan bahwa Nabi Ibrahim AS memperkokoh bangunannya. Demikian pula yang dilakukan oleh Nabi Ya’qub AS dan yang dilakukan Nabi Dawud AS serta putranya, Nabi Sulaiman AS, ketika umat Islam menaklukan Al-Quds pada tahun 15 Hijriah. Khalifah Umar ibnu al-Khaththab memasuki pelataran Masjidil Aqsha dan mengatakan, “Demi Allah! Inilah masjid Dawud AS, Rasulullah Saw telah mengabarkan kepada kami bahwa di sinilah beliau di-isra’-kan.” Umar ra lalu memerintahkkan agar Masjidil Aqsa dipugar.

  1. Menjadi Situs Yang Dikenal Luas

Masjidil Aqsa yang disebut juga dengan Baitul Maqdis kini sangat populer di Palestina dan dunia. Saat wilayah tersebut di bawah cenkeraman Yahudi-Israel. Masjidil Aqsa adalah satu dari tiga masjid yang menjadi tujuan perjalanan reliqi karena disunnahkan mendatangi dan berziarah ke sana. Kota tempat Masjidil Aqsa berdiri disebut kota al-Quds, kaum Yahudi menyebutnya Yerusalem . Sebuah nama berbahasa Arab yang mereka ubah menjadi Orsalim. Sama halnya mereka mengubah Birsyabi dari yang semula Bi’r as-Sab’. Masjidil Aqsa merintih dan meminta belas kasih dunia, semenjak Yahudi – Israel merampas dan menjajah al-Quds pada tahun 1967 Masehi. Sahabat Tour Aqsa hendaknya mengerti bahwa saking dikenal luasnya, kini Al – Aqsa pun tak pernah sepi peminat wisatawannya. Luar biasa sekali kan?

Bagi Sahabat Tour Aqsa yang ingin merasakan sensasi asik berlibur bersama Tour Aqsa, yuk segera daftarkan dirimu! Mumpung masih dikasih nikmat rezeki dan sehat loh.. Kapan lagi kan bisa ada kesempatan untuk pergi berlibur dengan harga yang ramah kantong. Untuk Sahabat Tour Aqsa yang ingin segera mendaftar, langsung hubungi kontak yang tertera di website aja yaa. Jika Sahabat Tour Aqsa masih ingin mengetahui informasi lebih lanjut seputar Tour Aqsa Murah di Jakarta, pantau terus informasinya di website ini yaa..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *