5 Makanan Terbaik Swiss yang Harus Kamu Coba

5 Makanan Terbaik Swiss yang Harus Kamu Coba

5 Makanan Terbaik Swiss yang Harus Kamu Coba

5 Makanan Terbaik Swiss yang Harus Kamu Coba
5 Makanan Terbaik Swiss yang Harus Kamu Coba

Swiss, negara di Eropa Tengah yang dikelilingi puncak pegunungan Alpen ini memang terkenal dengan bentang alamnya. Berbagai macam aktivitas adventure mulai dari mendaki gunung, paragliding, sailing, sampai aktivitas ski tersedia di Swiss. Selain tempat wisatanya, negara ini juga memiliki berbagai makanan terbaik. Swiss disebut sebagai Land of Milk and Honey dengan produk susu dan madu yang terbaik di Eropa. Perusahaan yang memproduksi susu ini ada di berbagai penjuru negara, salah satunya Indonesia. Selain itu, masih banyak lagi makanan yang bisa Sahabat Satutours coba. Berikut ini 5 makanan terbaik Swiss yang harus kamu coba:

  1. Cokelat Swiss

Bila Sahabat Satutours pernah membeli cokelat Toblerone, Nestlé, Lindt, dan Teuscher, itu adalah beberapa merk cokelat produksi Swiss. Namun saat tour Eropa halal, jangan lewatkan untuk mencoba cokelat Swiss produksi rumahan. Rasanya tak kalah enak dari merk-merk terkenal tersebut. Selain kopi dan cake, cokelat memang makanan yang wajib dikonsumsi di Eropa dengan beragam manfaatnya. Swiss sendiri berada di peringkat pertama perihal konsumsi cokelat dengan 8,2 kg/kapita/tahun.

Bagi pecinta cokelat, berkunjunglah ke kota Zurich, kota terbesar di Swiss. Aroma cokelat akan menguar di sepanjang kota. Di Zurich sendiri ada tur khusus yang dinamakan Sweet Zurich Tour. Dalam tur ini, Sahabat Satutours akan belajar mengenai tradisi konsumsi cokelat, mengunjungi toko cokelat legendaris serta menikmati aneka olahan cokelat. Kalau ke Zurich, mampirlah ke toko bernama Sprungli yang terkenal dengan  Luxemburgerli almond meringue, dan toko cokelat yang didirikan sejak tahun 1905, Honold. Lotti’s Best dan fleur de sel, adalah dua signature yang tak boleh dilewatkan di Honold.

Meski tak punya pohon cokelat, cokelat dari Swiss ini memang paling terkenal di dunia bersama dengan cokelat asal Belgia. Rasa cokelat yang seperti sekarang ini tak lain karena kontribusi Swiss menambahkan butter ke dalam cokelat. Ciri khas cokelat Swiss ini ada pada penambahan susu sehingga rasa cokelatnya lebih creamy dan manis. Teksturnya pun lebih mudah meleleh ketika terkena panas. Berbeda dengan Belgia yang rasanya lebih kuat karena mengandung kokoa yang tinggi.

5 Makanan Terbaik Swiss yang Harus Kamu Coba
5 Makanan Terbaik Swiss yang Harus Kamu Coba
  1. Cheese fondue

Fondue asalnya dari bahasa Prancis yang artinya meleleh. Seperti namanya, makanan terbaik Swiss berikutnya merupakan keju yang meleleh. Di Swiss, cheese fondue ini disajikan bersama dengan roti. Cara memakannya dengan mencelupkan roti yang telah dipotong kecil-kecil ini ke dalam cheese fondue. Makanan yang telah ada sejak abad ke 17 disajikan di atas pot keramik di atas api kecil yang membuat kejunya tetap hangat dan meleleh.

Swiss memang terkenal di dunia dengan keju yang berlubang seperti dalam film Tom & Jerry, warna keju Swiss juga cenderung lebih pucat dibandingkan yang lain. Untuk cheese fondue sendiri, keju yang sering digunakan adalah jenis gruyère. Keju Swiss ini keju yang bertekstur keras dan warnanya kuning gelap. Bentuknya bundar dan dimatangkan minimal 5 bulan. Selain gruyère, terkadang juga menggunakan keju emmental. Keduanya digunakan karena rasanya yang kaya dan mudah meleleh.

Cheese fondue dulunya makanan petani saat musim dingin tiba. Karena kekurangan bahan makanan, mereka memanfaatkan bahan-bahan yang ada. Salah satunya adalah keju. Saat ini, cheese fondue masih disantap ketika musim dingin meski di tempat makan tetap tersedia makanan ini sepanjang musim. Kalau Sahabat Satutours tertarik mencoba, jangan sampai menjatuhkan roti yang dicelup itu ke dalam panci. Bila itu terjadi, Sahabat Satutours harus membayar semua makanan di satu meja. Begitulah budaya di Swiss.

  1. Raclette

Raclette sebenarnya merupakan jenis keju yang tidak terlalu keras. Berasal dari kata racler yang dalam bahasa Perancis berarti mengerik atau mengikis. Bentuknya bulat dan beratnya sekitar 6kg. Kalau dipanaskan, teksturnya mirip dengan keju mozzarella yang elastis. Keju yang telah ada sejak 1291 ini awalnya dikonsumsi para petani dan gembala di daerah pegunungan Alpen. Zaman dahulu, keju ini diletakkan di dekat perapian hingga sedikit lunak, kemudian keju yang melted ini dikerik langsung dan dimakan bersama roti.

Keju Raclette ini memang disajikan seperti layaknya topping. Menariknya, Sahabat Satutours dapat menyaksikan langsung saat tour Eropa halal bagaimana chef mengikis keju ini di atas makanan. Selain roti, makanan yang biasa diberi lelehan keju ini kentang panggang, souffle, dan daging panggang. Di Indonesia sendiri, keju ini jadi penambah kenikmatan mulai dari ramen hingga steak.

  1. Rösti

Pernah mencicipi hash brown? Rösti ini mirip seperti hash brown. Hanya saja lebih lebar seperti pancake. Berbahan utama kentang, merupakan hidangan tradisional Swiss yang diakui masayarakat Swiss sebagai salah satu kuliner nasional. Kentang ini diparut kemudian digoreng atau dipanggang. Ini menciptakan tekstur yang garing dan renyah di luarnya namun lembut di dalam. Beberapa ada yang menambahkan bawang bombay, keju dan bahkan apel ke dalam kentang yang diparut ini.

Kalau di Swiss, rösti ini tidak dimakan begitu saja. Rosti dimakan bersama dengan bayam dan telur mata sapi setengah matang sebagai hidangan sarapan. Ada juga yang dimakan bersama sosis. Awalnya, makanan yang jadi rekomendasi travel tour Eropa Jakarta ini dikonsumsi para petani di Bern. Kemudian menjalar ke negara-negara di sekitar Pegunungan Alpen. Dengan popularitasnya, Rosti bisa ditemukan di seluruh penjuru dunia. Meskipun begitu, Sahabat Satutours harus mencobanya cita rasanya langsung dari Swiss.

  1. Saffron risotto

Saffron, tangkai putik dari bunga Crocus Sativus memang sedang populer di Indonesia sebagai rempah-rempah yang berkhasiat untuk kesehatan. Namun siapa sangka saffron ini merupakan salah satu bahan utama dari makanan pokok masyarakat Swiss, yaitu Saffron Risotto. Makanan ini merupakan makanan khas wilayah Ticino, daerah paling selatan dari negara Swiss. Ticino ini berbatasan dengan Italia, maka dari itu bahasa Italia menjadi bahasa resmi di Ticino.

5 Makanan Terbaik Swiss yang Harus Kamu Coba
5 Makanan Terbaik Swiss yang Harus Kamu Coba

Saffron risotto sebenarnya hasil perpaduan dua wilayah antara Ticino dengan daerah Valais, tempat dimana saffron itu tumbuh. Dinamakan saffron risotto karena nasi risotto ini dimasak dengan bunga saffron. Selain itu, juga ditambahkan kaldu, bawang, keju, dan lain sebagainya. Sehingga rasanya creamy dengan aroma dari saffron yang begitu memikat. Dengan bahan-bahan yang dapat ditemukan dan cara memasaknya yang terbilang mudah, makanan ini dapat dibuat di rumah. Namun, karena dalam 360.000 bunga itu menghasilkan 1 kilogram saffron, harga makanan ini relatif mahal.

Itulah tadi 5 makanan terbaik Swiss yang harus kamu coba saat travel tour Eropa Jakarta. Meski beberapa dapat ditemukan di restoran Indonesia, rasanya tetap berbeda ketika dicicipi di negara asalnya. Wisata kuliner sesungguhnya tak hanya tentang merasakan kenikmatan citarasa makanan khas negara lain, namun juga mempelajari budaya dan sejarahnya. Sebab, dalam setiap makanan terdapat cerita di dalamnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *