5 Makanan Halal yang Bisa Kamu Temui di Jepang

5 Makanan Halal yang Bisa Kamu Temui di Jepang

5 Makanan Halal yang Bisa Kamu Temui di Jepang

5 Makanan Halal yang Bisa Kamu Temui di Jepang
5 Makanan Halal yang Bisa Kamu Temui di Jepang

Jepang merupakan salah satu negara yang sangat indah sehingga ada banyak wisatawan mancanegara yang mengunjunginya. Bagi Sahabat Satutours yang ingin berkunjung ke Jepang, ada baiknya menentukan destinasi mana saja yang ingin dikunjungi mulai dari sekarang.

Khusus untuk Sahabat Satutours yang beragama Islam, mungkin saja merasa ragu dan khawatir saat ingin berlibur ke Jepang. Sebab, banyak sekali makanan di Jepang yang masih diragukan kehalalannya.

Namun, saat ini Sahabat Satutours tak perlu khawatir lagi. Saat ini cukup mudah untuk menemukan makanan halal di Jepang. Seperti berikut ini, 5 makanan halal yang bisa kamu temui di Jepang.

  1. Chanko Nabe

Makanan halal pertama yang bisa Sahabat Satutours dapatkan selama travel tour Jepang Jakarta adalah chanko nabe. Makanan satu ini dikenal sebagai makanan favorit para Sumo di Jepang untuk membesarkan badan mereka. Jadi, jangan heran jika chanko nabe disajikan dalam porsi super besar.

Bagi Sahabat Satutours yang penasaran dengan cita rasa chanko nabe, pergi saja ke Restoran Chanko Edosawa di kawasan Ryogoku, Tokyo. Di tempat ini, chanko nabe disajikan dengan kaldu potongan ayam yang dimasak selama berjam-jam.

Kemudian, kaldu tersebut diberi tambahan bawang bombai, potongan wortel, jamur enoki, udang konyakuaburage, kucai, sawi putih, tahu sutra, ikan, maupun ayam. Semua bahan tersebut direbus selama beberapa menit sebelum dinikmati bersama nasi putih tentunya.

  1. Tendon

Sajian satu ini merupakan kombinasi lezat dari tempura dan donburi. Itulah mengapa dinamakan tendon. Hidangan satu mangkuk makanan klasik ini terdiri dari makanan laut atau sayuran yang digoreng.

Tendon juga biasanya digoreng dengan nasi yang baru dikukus. Bahan-bahan paling populer yang digunakan dalam tendon adalah ebi atau udang. Ada juga terong jepang yang disebut nasu, lobak daikon, dan labu kabocha.

Tendon biasanya ditaburi tentsuyu yang memberikan rasa umami. Tak ketinggalan saus tempura gurih yang dibuat dengan kaldu sup dashi dengan campuran kecap dan gula yang disebut kaeshi.

Untuk membuatnya lebih menggiurkan, potongan tempura bisa Sahabat Satutours celupkan secara terpisah ke dalam dashi atau saus berbahan dasar kedelai. Baru kemudian disusun dengan rapi di atas hamparan nasi.

Di Jepang, hidangan tendon paling sering dinikmati sebagai sajian makan siang atau sebagai makan malam ringan. Pastinya, hidangan satu ini wajib Sahabat Satutours cicipi ketika tour Jepang halal.

  1. Yakizakana

Yakizakana merupakan hidangan ikan yang dipanggan dan diberi bumbu saus shioyaki, saus teriyaki manis, dan juga kushiyaki. Hampir setiap hari, yakizakana jadi salah satu menu sarapan yang wajib disantap oleh orang Jepang. Mereka percaya, dengan mengonsumsi yakizakana, maka otak akan bekerja secara maksimal.

Oleh sebab itu, yakizakana selalu dikonsumsi sebelum memulai aktivitas apapun. Umumnya, ikan yang digunakan pun beragam, seperti salmon hingga makarel.

Ada beberapa cara membakar ikan di Jepang. Cara pembakaran yang paling sering dijumpai adalah tenbi, kamanieru, dan shioyaki yang tergolong sebagai teknik memasak paling kuno di Jepang.

Awalnya, ikan diasinkan terlebih dulu, baru kemudian dibakar di atas bara api. Teknik memanggang ikan di atas bara api ini disebut dengan tenbi. Biasanya, ikan akan diberi bumbu miso ataupun ponzu terlebih dulu selama beberapa jam. Setelah itu, dipanggang di atas bara api atau dimasukkan ke dalam oven.

Nama hidangan seperti ini dikenal dengan sebutan kampachi kamani. Kampachi berarti bagian kepala ikan, sedangkan kamani berasal dari kata kamanieru yang berarti teknik merebus. Umumnya, belahan kepala ikan yang sudah dibumbui dengan miso, dipanggang lagi menggunakan kendil khusus.

Bagi Sahabat Satutours yang sangat menyukai berbagai sajian hasil olahan laut ada baiknya mencoba yakizana seperti ini ketika travel tour Jepang Jakarta. Selain halal, makanan ini juga sangat cocok disantap di berbagai musim.

5 Makanan Halal yang Bisa Kamu Temui di Jepang
5 Makanan Halal yang Bisa Kamu Temui di Jepang
  1. Yakitori

Sebagai penduduk Indonesia, tentu saja Sahabat Satutours sangat mengenal sajian bernama sate, bukan? Sate biasanya terbuat dari daging ayam atau kambing yang ditusuk menggunakan bambu, kemudian dibakar.

Jika di Indonesia kita mengenal sate, maka di Jepang juga ada makanan yang persis seperti itu bernama yakitori. Yakitori merupakan salah satu makanan khas Jepang yang modelnya hampir sama seperti sate di Indonesia.

Hanya saja, ukuran potongan daging yakitori jauh lebih besar ketimbang sate. Selain itu, yakitori biasanya disajikan juga dengan potongan sayur seperti daun bawang ataupun paprika.

Meski umumnya sate khas Jepang ini menggunakan potongan daging ayam, ada juga yakitori yang dicampur dengan potongan kulit, hati, ampela dan juga jantung. Tak heran jika rasanya pun semakin gurih dan lezat. Biasanya, satu tusuk yakitori berisi 3 sampai 5 potong daging dan sayur yang ditata sedemikian rupa.

  1. Temaki

Sejak abad pertengahan, kuliner Jepang hanya sebatas ikan segar yang diolah dengan berbagai cara. Mulai dari dipanggang, diasinkan, atau dihidangkan mentah begitu saja. Paduannya tentu saja nasi putih yang dibumbi.

Beberapa hidangan Jepang paling populer adalah sushi dan sashimi yang sama-sama menggunakan ikan mentah, wasabi, dan kecap. Namun, ada satu lagi hidangan berbahan dasar ikan mentah yang tak kalah lezat, yaitu temaki.

Temaki dikenal sebagai salah satu jenis sushi yang dilinting dengan tangan. Makanan unik ini memiliki bentuk kerucut yang menggiurkan, terdiri dari ikan mentah dan sayuran yang dibungkus sepotong rumput laut atau nori.

Temaki paling banyak disajikan di rumah-rumah keluarga asli Jepang karena sangat mudah disiapkan. Namun, temaki agak sulit ditemukan di restoran-restoran Jepang karena kalah pamor dengan sushi dan juga sashimi.

Umumnya, temaki disiapkan untuk jamuan pesta atau perayaan di rumah bersama keluarga besar. Temaki juga dinilai sebagai salah satu cara tepat untuk memperkenalkan sajian sushi kepada orang asing atau wisatawan yang sedang travel tour Jepang Jakarta, seperti Sahabat Satutours. Biasanya, temaki selalu dimakan menggunakan tangan tanpa sumpit.

Perlu Sahabat Satutours ketahui, temaki jauh lebih lezat jika disantap dengan acar jahe, wasabi, dan saus celup seperti ponzu maupun saus kedelai.

5 Makanan Halal yang Bisa Kamu Temui di Jepang
5 Makanan Halal yang Bisa Kamu Temui di Jepang

Demikian ulasan tentang 5 makanan halal yang bisa kamu temui di Jepang. Mulai sekarang, tak perlu lagi khawatir saat Sahabat Satutours ingin berlibur ke Jepang. Apalagi, jika Sahabat Satutours melakukan tour Jepang halal bersama Satutours Travel. Pasalnya, Satutours benar-benar mempersiapkan segalanya dengan sempurna, mulai dari transportasi, akomodasi, sampai destinasi dan makanan yang sudah pasti halal.

Dengan demikian, Sahabat Satutours tak perlu repot lagi melakukan riset sana-sini untuk sekadar berlibur ke Jepang sembari menjaga diri sesuai syariat. Tour Jepang halal bersama Satutours dibanderol cukup terjangkau. Sahabat Satutours hanya perlu menyiapkan budget sekitar 20 jutaan saja untuk bisa menjelajah ke setiap penjuru Jepang yang memesona.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.satutours.co.id atau chat melalui Whatsapp di nomor 0812 2345 2545 dan 0878 7842 0581.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *