5 Hal yang Harus Kamu Ketahui Tentang Jepang

5 Hal yang Harus Kamu Ketahui Tentang Jepang

5 Hal yang Harus Kamu Ketahui Tentang Jepang

5 Hal yang Harus Kamu Ketahui Tentang Jepang
5 Hal yang Harus Kamu Ketahui Tentang Jepang

Jepang terkenal dengan masyarakatnya yang ramah dan sopan. Meski demikian, ada banyak wisatawan yang datang ke Jepang khawatir menyinggung perasaan mereka dengan mengatakan atau melakukan hal yang menyalahi aturan di sana. Sebagai wisatawan yang akan melakukan travel tour Jepang Jakarta, sebaiknya ketahui beberapa kebiasaan masyarakat Jepang terlebih dulu.

Percayalah, selama Sahabat Satutours berlaku baik dan sopan, maka orang Jepang juga akan berlaku sama. Mereka bisa dipastikan senang, ketika Sahabat Satutours bisa mengetahui atau memahami kebiasaan dan budaya mereka.

Berikut ini 5 hal yang harus kamu ketahui tentang Jepang sebelum melakukan tour Jepang halal.

  1. Membungkuk

Orang Jepang memiliki satu kebiasaan yang sangat umum dilakukan, yaitu ojigi atau membungkuk. Bagi pembelajar budaya dan bahasa Jepang, ojigi bisa jadi membingungkan karena tidak jelas kapan harus dilakukan.

Pada dasarnya, ojigi dilakukan untuk menunjukkan rasa hormat dan kesopanan terhadap lawan bicara. Sama seperti penggunaan bahasa Jepang yang harus berubah tingkat kesopanannya sesuai lawan bicara yang dihadapi, cara ojigi pun berbeda-beda tergantung objeknya.

Sekadar informasi, budaya ojigi mulai dilakukan oleh orang-orang Jepang antara tahun 500-800 M. Budaya yang berasal dari Tiongkok ini disampaikan melalui ajaran agama Buddha untuk menunjukkan status seseorang. Misalnya, saat memberi salam kepada orang dengan kedudukan lebih tinggi, seseorang harus membungkuk untuk memberi tanda bahwa mereka bukanlah ancaman.

Di zaman serba modern seperti saat ini, budaya ojigi pun masih dilakukan di Jepang untuk sekadar berterima kasih, memberi selamat, dan meminta maaf. Setiap orang Jepang tulen, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa harus benar-benar tahu caranya melakukan ojigi dengan benar agar bisa bergaul dengan baik di lingkungan sosialnya.

  1. Dilarang memberi uang tip

Di kebanyakan negara, memberikan tip di hotel maupun restoran merupakan hal yang sangat wajar. Memberikan tip dianggap sebagai bentuk penghargaan dan ucapan terima kasih atas pelayanan yang diberikan oleh seseorang. Namun, kebiasaan ini tidak berlaku di Jepang.

Meski negara ini terkenal akan kualitas pelayanannya yang tinggi, ternyata saat travel tour Jepang Jakarta, sebagai wisatawan kita dilarang memberi uang tip. Mengapa bisa begitu? Apa alasannya? Mari kita ulas satu persatu soal ini.

Jika Sahabat Satutours pernah mampir ke izakaya atau restoran mewah di Jepang, staf akan membawakan handuk dingin untuk membersihkan tangan tak lama setelah dipersilakan duduk. Setelah itu, staf tersebut akan menanyakan minuman apa yang ingin Sahabat Satutours pesan sembari menghidangkan otoshi.

Di Indonesia, otoshi disebut juga sebagai cover charge atau seat charge yang tidak langsung berfungsi sebagai tip. Biasanya, otoshi ini dimasukkan ke dalam nota pesanan Sahabat Satutours. Hal seperti ini dilakukan, karena hampir semua servis dan pelayanan di Jepang, termasuk salon, hotel, dan taksi tidak menerima tip. Pasalnya, memberikan tip bagi orang Jepang dianggap tidak sopan.

Ketahuilah, kualitas pelayanan orang Jepang selalu di atas rata-rata. Mereka tak segan membuat pelanggan merasa seperti raja. Ini semua dilakukan sebagai bentuk praktek dari budaya omotenashi yang secara harfiah berarti keramahtamahan.

Percaya atau tidak, omotenashi juga merupakan salah satu bentuk kebanggaan negara Jepang. Oleh sebab itulah, Sahabat Satutours tidak perlu memberikan tip untuk mendapatkan pelayanan yang baik saat travel tour Jepang Jakarta.

Jadi jangan heran ya, jika nanti Sahabat Satutours tidak sengaja lupa mengambil kembalian ketika makan di restoran atau naik taksi, Sahabat akan dikejar oleh staf restoran dan supir taksi tersebut. Mereka tanpa ragu akan mengembalikan semua uang tersebut. Mereka akan mengira, bahwa Sahabat Satutours sebenarnya lupa mengambil uang kembalian.

Di Jepang, menerima uang di luar sistem yang sudah ditentukan dianggap sebagai perbuatan yang ilegal. Jika Sahabat Satutours tidak mau membuat situasi menjadi aneh, lebih baik hindari memberikan tip ketika tour Jepang halal.

5 Hal yang Harus Kamu Ketahui Tentang Jepang
Tour Halal ke Osaka Jepang
  1. Cara memberikan uang pembayaran

Di Jepang, menyerahkan uang dari tangan ke tangan sangatlah jarang dan bahkan tidak mungkin dilakukan. Ketika membeli barang atau pergi ke suatu restoran, uang pembayaran tidak langsung diserahkan ke kasir, tetapi melalui baki kecil yang telah disediakan oleh pemilik restoran tersebut.

Di baki kecil itulah, uang kembalian Sahabat Satutours juga akan ditempatkan. Hal seperti ini selalu diterapkan di berbagai layanan umum, seperti hotel, taksi, toserba, stasiun kereta api, sampai gerai Starbucks.

  1. Penggunaan sumpit makan

Meski ada banyak orang Indonesia yang sudah bisa menggunakan sumpit untuk makan, tapi jangan pernah melupakan etika penggunaan sumpit saat travel tour Jepang Jakarta. Sebab, ada banyak sekali aturan penggunaan sumpit yang harus Sahabat Satutours perhatikan.

  • Jangan mengarahkan sumpit ke hadapan orang lain, mengambil makanan orang lain dengan sumpit milik sendiri, atau melambaikan sumpit di udara.
  • Jangan menancapkan sumpit ke dalam semangkuk penuh nasi, karena tindakan ini sama dengan tradisi saat upacara kematian.
  • Jangan saling berbagi makanan dari sumpit ke sumpit, karena tindakan ini juga masih ada kaitannya dengan tradisi saat upacara pemakaman.
  • Ketika menyajikan hidangan yang akan dimakan bersama, gunakan ujung sumpit bagian atas untuk mengambil makanan.
  1. Handuk dingin dan panas

Jika Sahabat Satutours pernah mengunjungi izakaya atau restoran Jepang kelas menengah hingga atas, maka kemungkinan besar Sahabat Satutours akan diberi satu paket handuk dingin ataupun panas. Biasanya, handuk ini akan diletakkan di sebuah keranjang sebelum mereka melayani Sahabat dengan hidangan pembuka.

5 Hal yang Harus Kamu Ketahui Tentang Jepang
5 Hal yang Harus Kamu Ketahui Tentang Jepang

Seringkali, wisatawan travel tour Jepang Jakarta tidak tahu tentang apa yang harus dilakukan dengan handuk-handuk tersebut. Perlu Sahabat Satutours ketahui, handuk putih dingin dan panas tersebut biasa disebut dengan oshibori. Secara harfiah, oshibori memiliki arti lap basah.

Saat ini, oshibori bukan hanya digunakan di restoran kelas atas saja, tapi juga di beberapa sektor industri jasa pelayanan lainnya, seperti hotel, salon, spa, dan penerbangan.

Umumnya, oshibori memang digunakan untuk membersihkan tangan. Saat Sahabat Satutours mendapatkan oshibori di tangan, Sahabat bisa mengelap tangan menggunakan handuk basah tersebut. Ketika musim panas tiba, handuk yang disajikan akan terasa dingin. Namun, di musim yang lain, handuk tersebut akan terasa panas atau hangat.

Ingatlah, oshibori hanya digunakan untuk mengelap tangan saja sehingga akan terlihat kurang pantas jika Sahabat menggunakannya untuk mengelap keringat di wajah. Setelah Sahabat Satutours menggunakan handuk basah di tangan sebelum menyantap makanan, lipat oshibori dengan baik. Pasalnya, Sahabat Satutours akan menggunakan sisi lain dari handuk tersebut sesaat setelah makan nanti.

Demikian 5 hal yang harus kamu ketahui tentang Jepang. Tak perlu khawatir dan takut salah untuk melakukannya, sebab orang Jepang selalu menghargai apabila wisatawan tour Jepang halal seperti Sahabat Satutours bersikap sopan dan mau beradaptasi dengan budaya mereka.

Percayalah, ada banyak hal-hal menarik lainnya di seluruh penjuru Jepang yang bisa Sahabat ketahui dengan travel tour Jepang Jakarta bersama Satutours. Selain itu, Sahabat Satutours bisa memilih aneka perjalanan wisata ke Jepang dengan biaya terjangkau lengkap dengan fasilitas prima.

Penasaran seperti apa serunya tour Jepang halal bersama Satutours Travel? Yuk, segera hubungi Satutours di nomor 0812 2345 2545 atau kunjungi www.satutours.co.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *