Paket Haji ONH Plus 2025

Paket Haji ONH Plus 2025

Paket Haji ONH Plus 2025

Paket ONH Plus 2025
Paket ONH Plus 2025

Antrian reguler yang semakin panjang menjadi alasan calon jamaah mutasi ke program haji plus. Meskipun mereka harus menambah biaya jika pindah ke haji plus atau khusus ini. Tapi itulah risikonya dengan alasan umur belum tentu bisa menunggu 15 atau 20 tahunan lagi. Apakah sahabat satutours ada yang berniat untuk mempertimbangkan program haji plus juga?

Bila iya, sebaiknya sahabat segera urus perpindahan program dari haji reguler ke haji plus. Caranya adalah dengan membatalkan permohonan dari haji reguler di Departemen Agama (Depag).

Pembatalan permohonan ini pun bisa mengalihkan 100 persen uang yang sudah pernah diberikan. Kemudian calon jamaah mendaftarkan diri ke travel layanan haji seperti misalnya untuk paket haji ONH Plus 2025. Tapi calon jamaah jangan sampai membatalkan antrian haji regulernya ketika belum mendapatkan porsi khusus.

Kecuali jika sudah memiliki kepastian dari biro perjalanan haji tentang waktu keberangkatannya. Untuk kepastiannya, segeralah konsultasi dengan menanyakan seputar paket haji serta jadwal keberangkatannya. Berikut persyaratan calon jamaah paket haji ONH Plus 2025:

  • Mengisi formulir pendaftaran
  • Fotocopy Kartu Keluarga
  • Fotocopy Surat Nikah
  • Fotocopy KTP
  • Fotocopy paspor internasional dan yang asli berwarna hijau bermasa berlaku minimal delapan bulan sebelum tanggal keberangkatan
  • Sebanyak 35 lembar pas foto 3×4 dan 10 lembar 4×6 dengan background putih dan fokus wajah 80 persen (bagi wanita, wajib berkerudung)
  • Membayar uang muka atau DP sebesar 5.000 dolar AS untuk pengurusan nomor porsi dan sisanya setelah diterbitkan visa (harga sudah termasuk akomodasi, visa, tiket pesawat, makanan, bimbingan, transportasi di Saudi, bagasi, air zam-zam, P3K)

Bila sahabat masih kebingungan dengan syarat dan ketentuannya, mintalah informasi lebih lengkap dan minta untuk dijelaskan juga pada biro jasa yang sahabat pilih. Tidak apa-apa bila membutuhkan waktu lama, ini juga untuk kebaikan sahabat satutours sendiri.

Apa Saja yang Harus Dipersiapkan Saat Hendak Naik Haji?

Haji ONH Plus di Satutours
Haji ONH Plus di Satutours

Seperti yang diketahui bahwa ibadah rukun islam kelima ini membutuhkan waktu yang relatif lama dan terikat waktunya karena dilakukan satu bulan penuh di Tanah Suci. Artinya, calon jamaah harus benar-benar mempersiapkan diri secara lahir dan batin.

Persiapan yang cukup matang itu dibutuhkan karena perjalanan cukup lama dan jauh. Calon jamaah perlu mempersiapkan fisik, mental, spiritual, material dan pengetahuan seputar ibadah haji sebelum berangkat.

Nah, berikut ini adalah beberapa list persiapan sahabat satutours yang penting dilakukan:

  • Administratif

Baik ketika masih di Indonesia maupun sudah berada di Tanah Suci, calon jamaah haji harus mengikuti prosedur yang ditetapkan pemerintah. Hal itu sejak memutuskan untuk melakukan ibadah haji ke Tanah Suci yang diselenggarakan Depag melalui Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Penyelenggaraan Haji.

Syarat-syarat administratif pelaksanaan ibadah haji atau umrah seperti pengisian formulir pendaftaran, tabungan haji, pengelompokan atau kloter, Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH), pembayaran dan prosedur lainnya. Semua itu bisa ditanyakan kepada Depag melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.

Syarat administratif bisa ditanyakan langsung pada travel penyelenggara haji jika menggunakan fasilitas plus. Carilah travel yang bekerjasama dengan pihak kantor Depag kabupaten atau kota yang mengurus daerah domisili jamaah haji masing-masing.

  • Manasik dan Persiapan Mental

Calon jamaah haji harus mempersiapkan dirinya dengan seperti seperangkat pengetahuan, tata cara selayaknya. Juga tuntunan ibadah haji seperti belajar secara mandiri maupun bimbingan dari seorang ustadz yang sudah berpengalaman. Bekal berharga ini gara para jama’ah jangan sampai pengetahuannya kosong sehingga kurang informasi selama berada di Tanah Suci.

Jamaah juga harus mengetahui tempat-tempat khusus ketika berada di tanah Suci dan mawaqit atau miqat selama pelaksanaan ibadah haji. Pelajari tentang ihram, thawaf, sai serta beberapa doa utama dan zikir seperti yang diajarkan Rasulullah SAW. Hal itu perlu dipelajari karena merupakan tuntutan ibadah atau manasik haji.

Rasulullah mengajarkan agar lebih menetapkan hati dan pikiran untuk berdzikir serta bertafakur kepada keluhurannya dan kebesaran Allah SWT. Persiapan mental yang mencakupi hal-hal terkait dengan kebersihan hati dan harta untuk berhaji.

  • Meluruskan Niat

Hendaknya gunakan niat setiap beribadah yang dilakukan semata-mata dengan tulus dan ikhlas untuk Allah SWT. Diharapkan bisa membersihkan diri dari sikap riya, ujub dan sombong dengan meluruskan niat. Diharapkan ridho Allah SWT dengan apa yang dilakukan selama beribadah.

  • Tawakkal dan Sabar

Para jama’ah akan bertemu dengan beragam tingkah laku manusia dengan kultur berbeda dari daerah yang jauh dari Indonesia. Maka sikap tawakkal dan sabar harus disiapkan sebelum berangkat haji karena mengantisipasi bilamana ada kejadian seperti tersesat atau tertimpa musibah.

Selain bersabar dan bertawakkal kepada Allah SWT, tidak banyak yang bisa dilakukan. Buang segala bentuk sifat-sifat buruk seperti congkak, dendam, dengki, iri, sombong dan lainnya untuk membersihkan diri. Maksudnya adalah mempersiapkan jiwa dan hati yang bersih.

  • Membersihkan Diri

Seorang jamaah harus memperbanyak memohon ampunan atas segala dosa kepada Allah SWT melalui istigfhar. Jika ada kesalahan dan dosa yang pernah diperbuat, mintalah maaf dan berikan maaf kepada orang lain. Selain itu, setiap muslim diwajibkan mencari harta yang halal.

  • Membersihkan Harta

Baik dalam seluruh aktivitas beribadahnya termasuk haji dan umrah, ada firman Allah dalam Q.S An-Nahl 16:114. Yaitu memakan yang halal dan baik dari rezeki yang diberikan kepada Allah dan bersyukur atas nikmatnya jika menyembah hanya kepadanya.

Artinya, jamaah yang melaksanakan ibadah haji atau umrah harus menggunakan harta yang halal. Jamaah juga harus meninggalkan harta yang cukup bagi keluarga yang ditinggalkan di tanah airnya. Seorang jamaah hendaknya mencukupkan harta dan tidak menunaikan ibadah haji yang menjadi satu-satunya sumber kekayaan.

Atau mengakibatkan mudarat kepada keluarga yang ditinggalkannya karena harta habis digunakan pelaksanaan haji. Artinya, keluarga yang ditinggalkan harus diberikan jaminan atas kelebihan harta yang diberikannya. Maka dari itu calon jamaah haji lebih baik melunasi hutang-hutangnya.

  • Melunasi Hutang

Seorang jamaah tidak boleh melaksanakan ibadah haji atau umrah bila masih tersangkut hutang pada orang lain. Konsekuensinya akan tertahan di pintu surga jika masih ada masalah hutang yang tidak terbayar jika meninggal dunia. Hal itu sampai hutang-hutangnya terlunasi meskipun yang berhutang adalah wafat di medan jihad atau syahid.

  • Persiapan Kesehatan dan Fisik

Ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan menjelang pemberangkatan haji. Hal itu agar persiapan lebih matang dan ibadah haji bisa dijalankan dengan lancar serta meraih kemabruran. Berikut beberapa hal yang perlu dilakukan terkait persiapan fisik dan kesehatan meliputi general check-up, konsultasi dan latihan.

Yuk persiapkan ibadah haji sahabat sekarang juga! Jangan sampai sahabat kelimpungan atau merasa bingung sendiri karena tidak tahu apa saja hal yang harus dilakukan sebelum sahabat menunaikan ibadah haji.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *