Biaya Haji ONH Plus 2021

Biaya Haji ONH Plus 2021

Biaya Haji ONH Plus 2021

Travel Haji ONH Plus
Travel Haji ONH Plus

Biaya Haji ONH plus 2021 tentunya sudah lengkap dengan akomodasi dan transportasi menuju destinasi wisata religi. Nantinya selain menunaikan ibadah Haji plus, sahabat Satutours akan berkesempatan mengunjungi beberapa tempat ikonik. Kunjungan tersebut lantaran rute memang sudah disesuaikan dengan agenda perjalanan, sehingga sama sekali tidak mengganggu prosesi ibadah rombongan juga tidak ada tambahan biaya Haji plus. Salah satu kota yang terkenal dengan wisata religinya adalah Madinah. Agar tidak penasaran mari simak beberapa tempat indah yang sayang dilewatkan.

Biaya Haji ONH Plus 2021 Termasuk Ziarah Wisata

Biaya haji ONH plus 2021 termasuk ziarah wisata – Semua tempat yang rombongan datangi selalu memiliki sejarah yang bisa dipelajari. Nantinya jemaah Haji plus akan berhenti sejenak di kota Madinah. Sudah pasti sahabat Satutours akan berkesempatan shalat di Masjid Nabawi.

Masjid Nabawi menjadi tempat yang paling di sucikan di kota tersebut. Keindahan yang dimilikinya membuat Masjid ini menjadi ikon dari kota Madinah. Banyak cerita menarik yang bisa sahabat Satutours dapatkan.

Saat berada tempat yang sesuai dengan agenda, tidak perlu mencari pemandu wisata lagi. Sebab pihak agen travel sudah menyediakannya bagi jemaah. Semua itu termasuk dalam paket biaya haji plus. Sahabat Satutours hanya cukup konsetrasi menjalankan ibadah Haji.

Nabi Muhammad SAW adalah pendiri dari Masjid Nabawi. Saat ini Masjid sudah menjadi yang terbesar ke dua sebelum Masjidil Haram. Jemaah haji plus yang datang, memiliki keinginan yang sama dengan jemaah lainnya. Yaitu berziarah ke makan Nabi Muhammad SAW. Selain itu juga ada makam para sahabat Nabi.

Mengutip kalimat Sahabat Jabir RA dalam hadist. “Satu kali shalat di masjidku ini, lebih besar pahalanya dari seribu kali shalat di masjid yang lain, kecuali Masjidil Haram. Dan satu kali shalat di Masjidil Haram lebih utama dari seratus ribu kali shalat dimasjid lainnya”

Sekilas Sejarah Masjid Nabawi

Perlu jemaah Haji plus ketahui bahwa sebelum di bangun sebesar sekarang ini. Masjid Nabawi hanya berukuran sekitar 50 x 50 mtr. Keputusan merenovasi karena pemerintah melihat adanya kebutuhan umat akan ruang ibadah yang lebih  luas.

Luas Masjid saat ini lebih dari 100.000/m2, jika di bandingkan dengan luas kota tua Madinah. Masjid Nabawi masih berkali-kali lipat lebih luas. Rasanya akan berbeda ketika shalat di dalam keindahan interior masjid. Tidak heran jemaah Haji plus akan semakin khusyuk saat memanjatakan doa.

Padahal jauh sebelum di bangun, tanah tempat berdirinya tempat ibadah ini adalah lahan kosong. Dimana Rasulullah menambatkan unta miliknya diantara pepohonan kurma.

Jika masjid lain hanya memiliki satu mihrab. Berbeda dengan Masjid Nabawi yang memiliki tiga mihrab.  Satu mihrab memang dipakai imam memimpin shalat berjamaah. Sementara satunya lagi dibuat atas perintah Sultan Suleyman, sebagai tempat imam Hanafi memimpin shalat.

Sementara mihrab yang di pakai imam Maliki juga sering di gunakan oleh Rausullulah. Rasanya tidak akan pernah habis bagi rombongan Haji plus mengeksplore masjid ini.

Sahabat Satutours tidak perlu kaget jika para pemimpin negara muslim ternyata saling membantu melakukan renovasi untuk Masjid Nabawi. Pasalnya Masjid pernah kebakaran. Dari peristiwa tersebut, mulai dari atap, tiang penyangga, bahkan dinding pembatas makam Nabi Muhammad SAW juga ikut terbakar.

Berdoa Di Taman Surga Raudhah

Travel Haji ONH Plus
Travel Haji ONH Plus

Raudhah letaknya saat ini berada di dalam Masjid Nabawi, merupakan tempat dimana Rasulullah menerima wahyu dan memimpin shalat. Tempat sebelumnya berada d antara rumah Rasulullah dengan mighrab Masjid Nabawi. Sahabat Satutour dapat mengambil kesempatan memanjatkan doa, niscaya di kabulkan.

Raudhatul Jannah di yakini tempat yang mustajab untuk jemaah Haji plus berdoa. Interior di dalam sangat menyejukkan dengan meletakkan karpet bewarna hijau muda layaknya rumput. Sementara  ornamen bertuliskan kaligrafi klasik pada bagian atap, yang di topang dengan lima pilar kokoh bewarna putih. Total luasnya tidaklah terlalu besar, hanya 22 x 15 mtr.

Datang Lebih Awal, Menghindari Berdesakan

Raudhah merupakan tempat shaf bagi jemaah pria. Sementara bagi jemaah wanita dapat datang di waktu terbuka seperti, dhuha, dhuhur dan isya. Karena tidaklah luas, maka jangan heran bila tidak semua jemaah Haji plus dapat masuk bersamaan.

Agar tidak berebut dengan ribuan jemaah haji lainnya. Sahabat Satutours bisa datang saat pintu baru akan di buka. Sehingga waktu untuk shalata, zikir, dan membaca Al-Quran pun jauh lebih khidmat. Nikmati suasana dimana lantunan takbir, tahmid, tahlil dan shalawat terdengar sayup-sayup menenangkan.

Sebaiknya saat memanjatkan doa, sahabat Satutours tetap menghadap ke arah kiblat dan bukan makam Rasulullah. Selain itu lebih baik mengikuti apa yang di anjurkan dalam syariat. Dengan tidak mencium makam. Cukup berdoa dan melantunkan shalawat saja.

Tempat Ziarah Jabal Uhud Sarat Nilai Sejarah

Jabal Uhud bukanlah seperti gunung pada umumnya, meski kini para jemaah Haji plus berziarah hanya sampai lokasi gunung Arimah. Dari kejauhan sahabat Satutour sudah bisa melihat gunung dengan ketinggian 1.050 mtr tersebut.

Jika bertolak dari kota Madinah, maka rombongan Haji plus harus berangkat dengan bus kurang lebih sejauh 4.5 km ke arah utara. Jabal Uhud tidak terlihat menyambung dengan jajaran gunung lainnya. Material beabtuannya terdiri dai granit, marmer merah serta, bebatuan mulia lainnya.

Saat nanti jemaah Haji plus tiba, akan disuguhi bentang peta pada salah satu sisi dinding lokasi ziarah. Peta tersebut merupakan alur pergerakan perang Uhud yang terjadi pada Maret 625 Masehi. Menjadi lokasi pertempuran melawan pasukan musyrikin Quraisy.

Tepat di kaki gunung Uhud, sahabat Satutour akan berada di lokasi pemakaman para syuhada. Sayangnya karena lokasi di pasang pagar dengan kaca fibe, membuat peziarah kesulitan melihat ke dalam. Disanalah 70 sahabat Nabi termasuk 7 pahlawan Uhud. Salah satunya sang paman Hamzah bin Abdul Mutholib di semayamkan, lantaran gugur dalam perang Uhud.

 

Menikmati Pemandangan Mekkah dari Ketinggian

Daftar Haji Plus di Satutours
Daftar Haji Plus di Satutours

Jabbal Nur berada di arah timur laut Masjidil Haram hanya sekitar 4 km. Gunung setinggi 281 mtr ini lokasi pastinya di halan Thaif. Pastikan apakah rute ini termasuk biaya Haji plus atau tidak. Sebab perjalanan ziarah di luar agenda tidak akan di tanggung oleh pihak travel. Jadi sahabat Satutours harus mempersiapkan transportasi, akomodasi dan keperluan pribadi lainnya.

Dari kejauhan sahabat Satutours dapat melihat tumpukan bebatuan dari ukuran kerikil hingga bongkahan besar batu-batu gunung. Keinginan pertama jemaah Haji plus Indonesia, berziarah kesana adalah untuk shalat sunah dua rakaat dan berdoa.

Selain itu pemandangan indah kota Mekkah juga bisa di nikmati dari puncak Jabal Nur. Bahkan kompleks Masjidil Haram pun dapat terlihat sangat jelas dari sudut tersebut. Sahabat Satutours tinggal mencari dimana letak Tower Zamzam

Gua Hira Tempat Wahyu Pertama di Turunkan

Gua Hira merupakan tempat dimana Rasulullah SAW mendapatkan wahyu pertama dari Allah SWT lewat perantaraan malaikat Jibril. Awalnya gua tersebut adalah tempat menyendiri dari masyarakat yang saat itu belum mengenal Allah.

Sahabat Satutours harus memperhatikan kesehatan fisik. Meski tidak terlalu tinggi, namun aktivitas mendaki terlebih saat cuaca kering dan panas. Dapat menyebabkan dehidrasi atau kelelahan yang berlebihan. Meski demikian jemaah Haji plus asal Indonesia, kerap memasukkannya ke dalam daftar kunjungan.

Lembaga Amar Maruh Nahi Mungkar Arab Saudi, menghimbau jemaah memperhatikan kesehatan fisik saat mendaki. Gua Hira bukanlah tempat yang di sucikan. Sebaiknya sahabat Satutours tidak bertekad membuat permohonan tertentu di sana.  Agar terhindar dari perbuatan bid’ah, karena dilarang dalam agama.

Demikian informasi tentang tempat ziarah yang dapat jemaah Haji plus jadikan rekomendasi tempat kunjungan. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *