Travel Tour Maroko Spanyol

Travel Tour Maroko Spanyol

TRAVEL TOUR MAROKO SPANYOL

PAKET TOUR MAROKO

Halo Sahabat Satutours, berbicara  tentang Maroko dan Spanyol, ingatan kita tidak akan pernah lepas dari sejarah heroik penaklukan Spanyol oleh Thariq bin Ziyad dengan melalui selat Gibraltal. Kisah tersebut melegenda hingga saat ini, dimana pasukan Thariq bin Ziyad bersama pasukannya disebut sebagai sang penakluk Andalusia. Misi tersebut dilakukan sebagai penyebaran Islam terbesar dimasa Bani Umayyah. Thariq saat itu berangkat ke Spanyol dari Maroko dengan menggunakan kapal.  Sesampainya di Spanyol, hal pertama yang ia lakukan adalah membakar seluruh kapal yang mengangkut mereka menyeberangi kawasan Eropa tersebut. Sehingga tidak ada pilihan bagi Thariq selain berjuang sampai gugur atau menaklukkan Spanyol.

Dalam sejarahnya, akhirnya pasukan Bani Umayyah berhasil menaklukkan kawasan Andalusia tersebut. Berbagai kota terkenal di Spanyol seperti Cordova, Sevilla, Granada dan Toledo sempat berada pada pemerintahan Islam saat itu dan mencapai puncak kejayaannya. Jejak peninggalan sejarah Islam masa lalu masih dapat ditemukan di kota-kota yang telah tersebut. Banyak bangunan dengan artitektur ala Timur Tengah masih berdiri di Spanyol, seperti Istana Alhambra di Granada.

Untuk menapaki jejak sejarah tersebut, Sahabat Satutours bisa mengikuti Travel Tour Maroko Spanyol yang sudah didesain untuk mengunjungi beberapa wisata terkenal di kedua negara tersebut. Tentu saja tour ini akan sangat berkesan karena mengunjungi dua benua sekaligus. Para wisatawan bisa berangkat dari Bandara Soekarno Hatta, Jakarta menuju Kota Casablanca di Maroko. Fakta menarik lain bagi wisatawan Indonesia adalah adanya fasilitas bebas visa jika mengunjungi Maroko, hal ini tidak terlepas dari hubungan baik dari kedua negara yang telah dibangun sejak zaman pemerintahan Presiden Soekarno dulu.

Wisatawan yang akan berangkat dalam Travel Tour Maroko Spanyol harus datang ke Bandara Soekarno Hatta Terminal 3 yakni empat jam sebelum keberangkatan. Karena akan ada pemeriksaan berkas passport dan persiapan check in bagasi pesawat.  Setelah itu, biasanya wisatawan akan transit terlebih dahulu di Abu Dhabi, baru kemudian melanjutkan perjalanan hingga Casablanca. Pagi yang indah akan menyambut kedatangan para wisatawan begitu pertama kali menginjakkan kaki di Maroko setelah menikmati perjalanan panjang dari Indonesia.

Setelah menyegarkan badan beberapa saat, wisatawan akan bisa menikmati keindahan Kota Casablanca yang sudah masyhur di seantero Afrika bahkan dunia. Kota yang merupakan pusat industri terbesar di Benua Afrika ini sangat kental nuansa Islamnya. Namun demikian, letaknya yang menjorok ke Arah Samudera Atlantik ini juga terkenal dengan akulturasi budayanya baik budaya bangsa Berber, Afrika, Timur Tengah dan Eropa. Meski Casablanca berada di benua Afrika, jaraknya yang dekat dengan benua Eropa turut mempengaruhi percampuran budaya ini.

Para turis bisa mengunjungi beberapa bangunan indah dan bersejarah di Kota Casablanca seperti Masjid Hasssan II, Square Mohammed V dan Souk Habous. Masjid Hassan II merupakan masjid kebanggaan masyarakat Casablanca khususnya dan Maroko pada umumnya. Sebab masjid ini sengaja dibangun megah dan menjorok ke Samudera Atlantik. Jika dilihat secara sekilas, seakan-akan masjid ini terapung di tengah samudera. Maka pantaslah jika Masjid Hassan II ini dinobatkan sebagai masjid terapung terbesar di dunia.

Masjid Hassan II yang menjadi ikon dari kota Casablanca

Setelah melihat indahnya ornamen dan arsitektur dari Masjid Hassan II, perjalanan kemudian berlanjut ke Square Mohammed V. Pada intinya bangunan ini merupakan lapangan luas yang sengaja didedikasikan sebagai penghormatan kepada mantan pemimpin Maroko, Raja Mohammed V. Keindahan yang tampak jelas dari kawasan ini, karena terlihat sangat tertata rapi. Sekilas kawasan ini mirip dengan kawasan Kota Tua di Jakarta. Namun hal unik lain yang telihat dari Square Mohammed V adalah banyaknya burung merpati yang hinggap disana. Selain itu, air mancur yang berada persis di tengah kawasan alun-alun menambah keromantisan wilayah ini. Di sekitarnya juga terdapat kantor dan pusat pemerintahan di kota Casablanca. Pohon palem dan meriam yang terletak di tengah Square Mohammed V juga turut mempercantik keadaan kawasan ini.

Para pelancong juga bisa melanjutkan perjalanan ke Souk Habous, yakni pusat perbelanjaan terkenal di Kota Casablanca. Di sana dengan mudah wisatawan dapat menemukan pakaian tradisional khas Maroko, juga oleh-oleh lain seperti kerajinan tangan dan pernak-pernik tradisional buatan masyarakat setempat.

Puas mengunjungi Casablanca, perjalanan berlajut ke Kota Rabat. Kota yang merupakan pusat pemerintahan Kerajaan Maroko tersebut tak kalah indah dibandingkan dengan Casablanca. Beberapa tempat terkenal yang bisa dikunjungi disana adalah Parlemen Ibukota Rabat, yang menjadi pusat aktivitas pemerintahan dan politik negara Maroko. Juga lanjut ke kawasan Tower Hassan, bangunan yang tadinya dibangun pada masa Sultan Yakub Al-Mansur. Kini bangunan itu menjadi salah satu peninggalan kerajaan Maroko dan telah menjadi situs warisan dunia UNESCO sejak tahun 1995. Kawasan lain yang unik untuk dikunjungi di Rabat adalah Jalan Soekarno, Mausoleum Mohammed V, Mausoleum Hassan II dan Kasbah Oudayas.

Kota terakhir yang bisa dikunjungi Maroko adalah Tangier. Kota Tangier berada di bagian utara Maroko dengan populasi sekotar 850.000 jiwa. Kota ini menjadi unik karena berada pada pertemuan Laut Mediterania dan Samudera Atlantik. Jika memiliki waktu banyak untuk mengeksplor kota ini, pelancong akan dimanjakan oleh banyak kawasan wisata seperti Ville Nouvella, Asilah, Goa Hercules dan Casa Barata.

Belum habis menikmati Tangier, saatnya pelancong menyeberang ke kawasan Eropa menuju Spanyol. Perjalanan ini bisa dikunjungi dengan menggunakan kapal Ferry selama 45 menit melewati Selat Gibraltal. Pengalaman laut ini tentu lebih berkesan karena kita bisa menapaki jejak sejarah hubungan Afrika dan Eropa di masa lampau. Setelah itu, pelancong tiba di Tarifa untuk sejenak istirahat dan langsung menuju Sevilla untuk bermalam.

Terdapat banyak kota lainnya di Spanyol yang perlu dikunjungi, seperti Cordoba, Granada, Madrid, Zaragoza dan Barcelona. Misalnya di Cordoba, pelancong bisa mengunjungi Romand Bridge yang berdiri kokoh sepanjang 247 meter. Selanjutnya ke Calahora Tower dan tentu saja Masjid Cordoba. Sedangkan di Granada, pelancong bisa berkunjung ke Masjid Besar Granada dan keindahan istana Alhambra.

Alhambra sebuah kompleks istana yang berada diatas bukit kawasan Granada

Singgah sejenak ke Granada, selanjutnya pelancong bisa mengunjungi Madrid dan merasakan bermalam disana. Beberapa tempat yang bisa dikunjungi ialah Royal Palace, Plaza Mayor, Puerta del Sol dan Shopping souvenir di city center. Setelah tiba di Madrid tentu tidak afdol rasanya jika tidak singgah ke markas klub bola Real Madrid. Pengunjung bisa singgah sejenak disana untuk mengabadikan momen dengan mengambil beberapa gambar. Selanjutnya sholat di Islamic Center Madrid yang berada di Ibukota Spanyol tersebut.

Perjalanan keliling Spanyol ditutup dengan mengunjungi dua kota terakhir yakni Zaragoza dan Barcelona. Di Zaragoza, wisatawan bisa mengunjungi Istana Al Jaferia dan Basilica Nuestra Senore Del Pilar. Sedangkan di Barcelona, yang juga terkenal dengan prestasi sepakbolanya, wisatawan bisa mengunjungi Stadion Camp Nou serta berfoto di Sagrada Familia. Untuk menutup kunjungan di Spanyol, para wisatawan bisa membeli oleh-oleh di Factory Outlet Barcelona. Sebuah pengalaman yang tak akan terlupakan tentunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *