Paket Wisata Muslim Spanyol

Paket Wisata Muslim Spanyol

PAKET WISATA MUSLIM SPANYOL

TRAVEL TOUR MAROKO SPANYOL

Siapa yang tidak tahu dengan negara Spanyol? Negara di bagian barat daya Eropa ini sangat identik dengan pertunjukan matador melawan banteng. Daya tarik tersebut makin bertambah, karena banyak televisi internasional yang menyiarkan budaya asli Spanyol tersebut. Sehingga banyak masyarakat yang tertarik menuju negara tersebut, baik melihat budaya lokalnya maupun mengetahui jejak sejarah masa lalu.

Spanyol mungkin juga terkenal dengan budaya baratnya yang kental. Namun siapa sangka, jauh sebelum orang mengenal Spanyol hari ini, ternyata sebagian wilayahnya pernah berjaya kerajaan Islam disana. Peradaban Islam di Spanyol berjaya selama tujuh abad, mulai abad ke 8 M sampai 15 M. Wilayah teritori kekuasaan tersebut lebih sering dikenal dengan istilah Andalusia. Meski saat ini tidak ada lagi muslim mayoritas disana, namun jejak-jejak kekuasaan Islam tersebut masih tergambar dalam situs sejarah di beberapa kota di Spanyol. Sahabat Satutours bisa memaknai kejayaan Islam masa lalu di Spanyol dengan mengikuti Paket Wisata Muslim Spanyol.

Banyak peninggalan masa lalu yang masih bisa diakses hingga saat ini. Warisan peninggalan masa lalu ini sebagian berbentuk bangunan, seperti istana, benteng hingga bendungan. Peninggalan ini seakan menjadi bukti tingginya peradaban Islam masa lalu di Spanyol, dan juga perkembangan seni, arsitektur dan ilmu pengetahuan yang berkembang pesat.

Alcazar yang dulunya sebuah benteng pertahanan umat muslim

Berikut adalah beberapa bangunan sejarah yang bisa Sahabat Satutours kunjungi dalam perjalanan  Paket Wisata Muslim Spanyol :

  1. Benteng Malaga

Benteng ini menjadi benteng terakhir pertahanan Islam di Spanyol. Benteng dengan nama asli Alcazaba de Malaga ini dibangun pada Dinasti Hammudid dari bangsa Berber pada abad 11 Masehi. Acazaba berasal dari kata dalam Bahasa Arab, yakni “Al-Qasbah” yang bermakna Kota Benteng. Bangunan militer ini berdiri di tempat yang sangat strategis di atas Bukit Gibralfaro. Luasnya mencapai 1,5 hektar menjadikan benteng itu pertahanan kuat untuk menghadapi musuh pada zamannya. Dengan demikian, ruang gerak tentara Islam dalam memantau musuh yang akan menyerang menjadi lebih leluasa.

Benteng Malaga terletak berdekatan dengan bekas reruntuhan teater zaman Romawi. Struktur pondasinya dibangun dari batu karang sehingga membuat benteng ini sangat kokoh. Sedangkan temboknya berasal dari batu kapur dan reruntuhan teater zaman Romawi. Bangunannya menghadap ke laut, sehingga selain berfungsi sebagai sebagai pusat pertahanan militer, namun juga bisa difungsikan sebagai objek wisata di era kekinian.

  1. Istana Alhambra

Alhambra adalah sebuah istana di Granada yang sangat terkenal. Kata Alhambra diambil dari bahasa Arab yang berarti merah. Sesuai namanya, istana ini didominasi dengan interior warna merah mulai dari ubin-ubin, bata dan penghias dinding yang berwarna kemerah-merahan. Nuansa tersebut tampak indah berpadu dengan taman bunga yang tumbuh di sekeliling istana.

Istana Alhambra ditopang oleh pilar-pilar penyangga panjang yang menambah keindahan istana. Motif kali kaligrafi dan ukiran khas menambah kesan romantik pada istana ini. Dapat dilihat seni Islami sangat mendominasi tema pembangunan istana sejak awal dirancang. Alhambra adalah destinasi wajib yang mesti dikunjungi oleh wisatawan muslim dari segala penjuru dunia. Apalagi bagi pecinta sejarah, banyak hal yang bisa digali dan diceritakan dari pengalaman mengelilingi istana ini.

Pembangunan Istana Alhambra berlangsung beberapa tahun mulai tahun 1238 sampai 1358 Masehi. Jika ditotal, pembangunan istana tersebut memakan waktu lebih dari satu abad. Di depan istana terdapat Hausyus Sibb (Taman Singa) yang dikelilingi 128 tiang marmer. Ada 12 patung singa melingkar mengeluarkan air dari mulut-mulutnya. Pembangunan taman singa ini menunjukkan betapa majunya ilmu pengetahuan dan sains pada masa itu. Hingga saat ini, pemerintah Spanyol masih mempertahankan bentuk asli dari istana yang dibangun berabad-abad silam. Konon, istana ini menjadi benteng terakhir bukti kejayaan Islam di masa lampau.

  1. Toledo

Toledo merupakan salah satu wilayah yang pernah jadi ibukota kerajaan Spanyol sebelum kedatangan Islam di masa lalu. Bangsa Moor pernah datang ke kota ini pada abad ke-8 Masehi untuk menduduki wilayah ini. Pada masa pemerintahan Islam, Toledo juga pernah dikuasai oleh bangsa Arab Tulaytullah.  Tingkat toleransi agama di Toledo sangat tinggi saat dikuasai oleh kerajaan Islam ketika itu. Baik masyarakat beragama Islam, Yahudi maupun Kristen dapat hidup berdampingan di kota ini.

Suasana toleransi yang ada di Toledo pada masa itu menggambarkan kepada kita bagaimana sebuah pemerintahan Islam mampu memberi ketenangan, kebebasan, dan kenyamanan bagi agama lain untuk tetap menjalankan ibadahnya dengan normal. Hal ini tidak terlepas dari peran pemimpin yang adil dan tulus menaungi rakyatnya tanpa memandang asal agama, suku, dan ras.

Masjid Cordoba yang sudah ada sejak 600 M ini adalah sebuah gereja yang dialih fungsikan menjadi sebuah masjid

  1. Masjid Cordoba

Masjid Cordoba awalnya merupakan bangunan Gereja Saint Vincent atau Gereja Katedral Cordoba yang dibangun pada tahun 600 Masehi. Saat Islam menguasai Cordoba pada abad ke-8 Masehi, gereja ini lalu berubah fungsi menjadi masjid. Wilayah masjid ini kemudian dibangun dan diperbesar pertama kali pada tahun 787 M di masa pemerintahan Sultan Abdurrahman I. Generasi selanjutnya terus merenovasi masjid ini sehingga tampak semakin nyaman dan indah untuk digunakan beribadah.

Jika dibandingkan dengan masjid peninggalan Islam lainnya di Spanyol, Masjid Cordoba adalah yang terbesar dan termegah. Arsitekturnya sangat rumit, detail dan indah. Desain atap bagian mihrabnya merupakan perpaduan warna biru dan warna kuning keemasan. Ukirannya mengadopsi sentuhan romawi dan nuansa peradaban Damaskus. Sehingga membuat UNESCO menetapkan Masjid Cordoba ini sebagai salah satu warisan dunia pada tahun 1994.

  1. Menara Giralda

Dahulu menara Giralda merupakan menara yang digunakan untuk mengumandangkan azan di Masjid Agung Kota Sevilla. Namun kini berubah fungsi menjadi menara lonceng Katedral Sevilla, dan kini berganti istilah menjadi menara Giralda. Bangunan yang memiliki tinggi 105 menter ini dibangun pada 1198 oleh dibawah arsitek Ben Ahmad Baso. Pada masanya, menara ini sangat termasyhur dan menjadi bangunan tertinggi di Sevilla selama delapan abad.

Dari puncak menara Giralda, dapat terlihat pemandangan Kota Sevilla sejauh mata memandang. Kita juga bisa melihat betapa indah dan hebatnya pembangunan di masa itu. Sebab tidak hanya memikirkan aspek kekokohan bangunan, namun juga memperhatikan tata ruang dan seni bangunan yang memukau siapapun yang melihatnya.

Masih banyak lagi tempat yang bisa Sahabat Satutours kunjungi di Spanyol. Meskipun melancong ke negara Eropa, namun tetap bisa merenungi kekuasaan Islam di abad pertengahan. Perjalanan akan menjadi semakin asyik jika dipandu oleh tour leader yang mengerti sejarah peradaban Islam pada masa lampau. Semua bisa terfasilitasi jika mengikuti tour wisata muslim yang mengakomodir hal tersebut seperti yang disediakan Satutours.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *