Tour Aqsa jordan

Tour Aqsa jordan

Tour Aqsa jordan

Tour Aqsa jordan
Tour Aqsa jordan

Napak tilas perjalanan nabi nabi Tour aqsa jordan mesir

Tour aqsa jordan  akan mengantarkan Sahabat Satutours  untuk meresapi perjalanan nabi-nabi. Terdapat banyak makam nabi dan sahabat rasul yang terletak di tanah mesir dan jordan. Bahkan mesir dan jordan disebut sebut sebagai tanah nabi-nabi. Selain menjadi tempat persinggahan terakhir, tanah mesir dan jordan menjadi saksi perjuangan nabi, rasul, dan sahabat rasululah dalam menyebarkan ajarannya.

Jordan, atau Yordania, adalah sebuah Negara kerajaan di timur tengah. Nama resminya dalam Bahasa Arab adalah kerjaan Urduniyah Hasyimiah. Negara ini berbatasan dengan Saudi Arabia di Selatan dan TImur, Iraq di timur laut, Syria di utara, dan di sisi barat berbatasan dengan Israel dan Palestina. Laut Mati juga terletak di perbatasan Israel-Jordan. Di sisi selatan, Jordan juga berbatasan dengan laut merah. Letak geografis Jordan dekat dengan Jerusalem. Sehingga, jika Sahabat Satutours  ingin mengunjungi Masjid Al Aqso dapat melalui Jordan.

Dalam sejarah, Jordan sudah ditingggali manusia sejak jaman Paleolitik. Hingga akhirnya nabi-nabi dating untuk memberikan pencerahan dan pengarahan akan agama Allah. Dengan Tour aqsa jordan  Sahabat Satutours  dapat meresapi kembali perjalanan dan perjuagan nabi nabi. Dengan mengunjungi langsung tanah perjuangan nabi, hikmah dan pelajaran dari para nabi terdahulu dapat lebih meresap ke dalam kalbu.

Berikut adalah nabi nabi yang dikuburkan di tanah jordan

Nabi Musa AS

Tempat yang diduga sebagai makam nabi musa terletak 20 m dari kota jerusalem. Makam tersebut terletak di komplek masjid. Menurut sejarah, makam tersebut diketahui melalui mimpi dari salahuddin alayyubi. Makam Nabi Musa ini tergolong cukup besar. Terdapat penanda makam yang ditutupi kain dengan panjang sekitar tiga meter dan lebar satu setengah meter.

Sebelumnya, Nabi Musa sebenarnya lahir di mesir. Nabi Musa dihanyutkan di sungai Nil karena ibu kandungnya takut nabi Musa akan dibunuh Firaun. Dalam asuhan ibu tirinya yang merupakan permaisuri Firaun, Nabi Musa aman. Sementara bayi laki laki lainnya dibunuh karena ketakutan firaun. Firaun cemas jika ada laki laki yang akan mengancam tahta kerajaan.

Nabi Musa dihanyutkan di sungai Nil karena ibu kandungnya takut nabi Musa akan dibunuh Firaun.
Nabi Musa dihanyutkan di sungai Nil karena ibu kandungnya takut nabi Musa akan dibunuh Firaun.

Ketika nabi musa besar, nabi musa melihat ketidakadilan yang dilakukan firaun. Ternyata, laki laki dalam mimpi firaun yang akan mengancam tahtanya adalah Nabi Musa sendiri. Karena mendapatkan perlawanan dari Firaun dalam menebarkan ajaran Allah, Nabi Musa dan pengikutnya Hijrah dengan menyebrangi laut merah. Hingga akhirnya, nabi musa hidup di palestina. Seiring waktu, makamnya terlupakan.

Setelah islam berkembang, salahduddin al ayyubi mendapat ilham melalui mimpinya. Dalam mimpinya, salahuddin al ayyubi ditunjukkan tempat dimana Nabi Musa AS dimakamkan. Tempat ini, sesuai dengan dengan ciri ciri hadits nabi yang menyebutkan, bahwa makam nabi musa terletak di bukit gundukan pasir berwarna merah yang terdapat di sebelah jalan. Sehingga dibangunlah masjid yang terletak di dekat makam, untuk mengenang nabi Musa AS.

Nabi Syuaib

Makam nabi syu’aib terletak di Wadi Syuaib. Wadi adalah istilah untuk lembah yang dialiri air ketika hujan turun. Di komplek makam tersebut, juga terdapat masjid Syu’aib. Kompleks masjid terletak di propinsi Balqa, sekitar 40 kilometer dari amman, ibukota Jordan. Dalam paket Travel Tour Aqsa Jakarta terdapat agenda untuk mengunjungi makam Nabi Syuaib.

Ketika masanya, Nabi Syu’aib menyeru kepada kaum Madyan. Mereka adalah pedagang yang ulet, tetapi licik dalam menjalankan perdagangan. Mereka terkenal suka mencurangi timbangan. Gandum yang seharusnya ditakar sesuai beratnya, dikurangi. Dengan ketidakjujuran tersebut, kaum Madyan mendapatkan keuntungan yang haram.

Nabi Syu’aib mencoba untuk emngingatkan mereka. Tetapi kaumnya tetap tidak taat. Bahkan, kaum Madyan juga menyekutukan Allah. Kaum Madyan ingin mengusir Nabi SYu’aib jika beliau tetap menyerukan perintah Allah. Hingga akhrinya, Allah menurunkan azabnya terhadap kaum Madyan. Azab pertama adalah udara panas yang membakar kulit. Bahkan, Pohon dan bangunan tidak bisa menahan panasny udara terebut. Azab selanjutnya, Allah menurunkan awan hitam. Melihat awan hitam, kaum Madyan berdesak desakan berteduh dibawanya. Namun, ternyata dari awan tersebut muncul petir yang sangat keras. Suara petir yang sangat keras itu disusul dengan gempa bumi. Seluruh kaum Madyan yang menentang Allah dan Nabi Syu’aib pun binasa. Sementara pengikutnya selamat.

Yusha’ Bin Nun

Makam Nabi Yusha’ Bin Nun terletak di dekat Kota As Salt dan Taman Nasional Zay. Makam Nabi Yusha memiliki penanda makam yang panjangnya hingga sepuluh meter. Walaupun Nabi Yusha’ Bin Nun tidak disebutkan dalam Al quran secara langsung, namun dalam surat Al Kahfi, Al Maidah, dan Al waqiah merujuk kepada beliau walaupun secara tersirat. Beliau merupakan pengikut dan murid Nabi Musa. Sepeninggal Nabi Musa, Yusha’ memimpin pengikut Nabi Musa untuk kembali mengambil hak mereka atas tanah Kota Yerikho. Tidak hanya itu, setibanya di kota kanan, beliau juga mengatur dua belas suku bani israil. . Dalam paket Tour Aqsa Jordan Mesir terdapat agenda untuk mengunjungi makam Nabi Syuaib.

Salah satu kisah Nabi Yusha yang masyhur adalah mengenai mukjizatnya untuk menahan matahari tenggelam. Nabi yusha’ memimpin Bani Israil untuk mengambil kembali tanah palestina. Peperangan pun tidak terhindarkan. Peperangan yang terjadi pada waktu ashar hari jum’at itu belum berakhir, padahal matahari hamper terbenam. Sementara Allah melarang untuk berperang di hari sabtu. Allah memerintahkan Bani Isaril pada masa itu untuk beribadah di hari sabtu. Oleh karena itu, Nabi Yusha berdoa agar matahari tidak terbenam terlebih dahulu. Doa tersebut dikabulkan, hingga Bani Israil dapat memenangkan peperangan. Bani Israil akhirnya kembali menempati tanah Palestina.

Nabi Yusha juga dikenal dalam ajaran agama lain. Dalam ajaran injil maupun torah, Nabi Yusha lebih dikenal dengan nama Joshua. Walaupun begitu, kisahnya tidak jauh berbeda. Banyak nilai-nilai yang bisa diteladani dari mengenang beliau. Cerita beliau menginspirasi untuk terus berjuang dengan gigih, dan percaya terhadap Allah yang akan membantu kaumnya.

Nabi Harun

Dalam kota tersebut terdapat bukit yang bernama Jabal Harun. Bukit ini memiliki tinggi 1350 meter di atas permukaan lait.
Dalam kota tersebut terdapat bukit yang bernama Jabal Harun. Bukit ini memiliki tinggi 1350 meter di atas permukaan lait.

Nabi Harun terletak di bagian dalam kota kuno Petra. Dalam kota tersebut terdapat bukit yang bernama Jabal Harun. Bukit ini memiliki tinggi 1350 meter di atas permukaan lait. Di atas bukit ini diyakini terdapat makam nabi musa.

Untuk sampai ke makam tersebut, dibutuhkan perjuangan lebih. Fisik diusahakan untuk prima, akrena jalan panjang dan terjal harus didaki. Namun, ada juga opsi untuk naik kuda, keledai, atau unta. Jika menunggangi hewan, waktu yang ditempuh untuk sampai ke atas adalah dua jam. Gunung di padang pasir berbeda dengan gunung yang ada di Indonesia. Gunung ini penuh bebatuan. Sesekali angina meniupkan debu berpasir, sehingga penggunaan masker sangatlah dianjurkan. Jalan yang dilalui tidak hanya lurus. Karena medan yang harus dilalui terdapat banyak batu besar dan banyak tebing dan lembah.

Makam Nabi Harun ini tidak hanya dikunjungi oleh umat islam. Banyak juga Bani Israil yang mendatangi makam Nabi Harun. Nabi Harun juga merupakan nabi penting dalam ajaran Yahudi. Perlu diingat, ketika mengunjungi makam Nabi, dilarang melakukan ritual peribadatan. Jika berniat untuk berdoa, hendaknya dibatin saja. Melakukan peribadatan di situs tersebut merupakan pelanggaran hukum. Bahkan dalam beberapa kasus, turis dipaksa untuk keluar karena melanggar larangan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *