Harga Tour Guide Jepang

Harga Tour Guide Jepang

Harga Tour Guide Jepang

Harga Tour guide Jepang 
Harga Tour guide Jepang

Harga Tour guide Jepang itu bervariasi, sahabat Satutours Surabaya. Ada banyak faktor yang mempengaruhi tinggi rendah biayanya. Namun secara rata-rata biaya tour wisata ke Jepang itu adalah sekitar 25 juta Rupiah per orang, antara lain tergantung pada durasi lamanya jangka waktu wisatanya, tanggal keberangkatannya, yakni pada saat high season atau low season, juga jenis akomodasinya dan lain sebagainya.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Harga Travel Tour Jepang Jakarta

Berikut ini adalah beberapa faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya besaran harga atau tarif tour Jepang Jakarta.

Waktu Tanggal Keberangkatannya

maka tentu biayanya akan lebih mahal jika dibandingkan dengan jika berangkat pada saat low season.
maka tentu biayanya akan lebih mahal jika dibandingkan dengan jika berangkat pada saat low season.

Jika waktu tanggal keberangkatannya pada saat high season atau peak season, maka tentu biayanya akan lebih mahal jika dibandingkan dengan jika berangkat pada saat low season. Besaran harga pada saat peak season tersebut bisa hingga dua sampai tiga kali lipat. High Season di Jepang terjadi pada akhir bulan Mei hingga Juni dan Juli hingga September. Sedangkan Low season di Jepang terjadi sekitar bulan Januari hingga Maret atau awal Mei, yakni saat Golden Week atau libur panjang nasional di Jepang.

Durasi Jangka Waktu Lamanya Jadwal Perjalanannya

Demikian pula dengan panjang pendeknya durasi jangka waktu lamanya perjalanannya, semakin lamanya durasi jangka waktu perjalanannya maka akan semakin tinggi biayanya, semakin pendek atau singkat durasi jangka waktu jadwal perjalanannya maka akan semakin murah biayanya.

Jenis Akomodasi dan Kelengkapan Fasilitasnya

Begitu juga dengan jenis akomodasi serta kelengkapan fasilitasnya. Jika berangkat dengan tiket pesawat terbang maskapai tertentu, apalagi jika ada program promo, maka bisa lebih murah daripada jika menggunakan maskapai penerbangan yang lainnya, demikian pula jika turun atau naik di bandara tertentu di kota tertentu bisa lebih mahal atau lebih murah biayanya, antara lain dipengaruhi oleh tingkat kesibukan bandaranya  juga tingkat kepadatan arus lalu lintas kotanya, serta tinggi rendahnya tingkat biaya hidup di kota tersebut dan lain sebagainya, juga dengan kelas tempat duduknya selama berada di dalam pesawat, kelas bisnis akan lebih mahal jika dibandingkan dengan tempat duduk kelas ekonomi. Penggunaan kendaraan umum seperti kereta, MRT atau bis umum dan lain sebagainya selama berada di kota wisatanya juga akan bisa menekan biaya, jika direncanakan dengan cermat. Begitu juga dengan taraf hotelnya, tinggal di hotel bintang empat tentu akan lebih mahal jika dibandingkan dengan tinggal di hotel bintang satu misalnya, dan lain sebagainya. Demikian juga dengan kelengkapan fasilitas-fasilitasnya. Semakin lengkap fasilitasnya maka adalah wajar jika semakin tinggi tarifnya, juga jika semakin minim fasilitasnya maka harganya bisa lebih murah.

Besar Kecilnya Jumlah Peserta

Jumlah peserta tour juga bisa turut mempengaruhi besar kecilnya atau tinggi rendahnya biaya perjalanan.
Jumlah peserta tour juga bisa turut mempengaruhi besar kecilnya atau tinggi rendahnya biaya perjalanan.

Jumlah peserta tour juga bisa turut mempengaruhi besar kecilnya atau tinggi rendahnya biaya perjalanan. Seperti contohnya untuk biaya sewa bis AC nya, misalnya, yang harus disewa per unit satuan bisnya, maka untuk rombongan berjumlah 9 orang dengan 25 orang maka biaya sewa bisnya akan sama, jadi jatuhnya per kepala akan lebih murah jika jumlah peserta rombongan adalah 25 orang jika dibandingkan dengan biaya sewa bis yang harus ditanggung oleh rombongan yang berjumlah 9 orang, dan lain sebagainya.

Festival di Jepang sesuai Musimnya

Jepang mengalami 4 musim, di setiap musimnya tersebut terdapat perayaan festival khas sebagai berikut.

 Aki/Autumn/Musim Gugur

Berlangsung di bulan September sampai November. Ada festival musim gugur Takayama. Saat musim gugur adalah saatnya untuk merayakan panen, tak heran jika suasananya menjadi begitu meriah. Ada juga acara menyaksikan bulan purnama atau Tsukimi di tanggal 25 September atau 23 Oktober. Lalu ada Jidai atau festival Jaman di Kyoto pada tanggal 22 Oktober. Selain itu ada juga Festival Koyo, dan Festival Arimatsu, serta Festival Musim Gugur Sapporo, dan Festival Musim Gugur Shuki Taisai, juga Naha Matsuri, dan Festival Zuiki , serta Karatsu Kunch, dan Ohara Matsuri, juga Kishiwada Danjiri Matsuri, serta festival Lentera Nihonmatsu, juga Nagasaki Kunchi, dan lain-lain.

 Fuyu/Winter/Musim Dingin

Ada festival salju Sapporo yang sudah terkenal sedunia, yang merupakan perayaan untuk menyambut musim dingin
Ada festival salju Sapporo yang sudah terkenal sedunia, yang merupakan perayaan untuk menyambut musim dingin

Berlangsung di bulan Desember sampai Februari. Ada festival salju Sapporo yang sudah terkenal sedunia, yang merupakan perayaan untuk menyambut musim dingin di bagian wilayah utara Jepang. Banyak wisatawan dari mancanegara yang berdatangan guna menyaksikannya. Festival salju Sapporo ini berlangsung  taman Odori Koen, di pusat kotanya, hingga selama tujuh hari berturut-turut. Taman Odori Koen tersebut dihias  menjadi taman bermain permainan es dan penuh dengan berbagai karya seni dari salju yang kreatif dan mempesona. Selain itu ada juga perayaan tahun baru tanggal 1 Januari atau Oshogatsu dan Seijin no Hi atau perayaan orang dewasa di tiap tanggal 10 Januari. Lalu ada juga Festival Salju Yokote Kamakura, dan Festival Api Dosojin, serta Chichibu Yomatsuri, juga Festival Musim Dingin Asahikawa, dan Hadaka Matsuri, serta Festival Salju Danau Towada, juga Festival Salju Tokamachi, dan Festival Lentera Salju Kastil Hirosaki, lalu Upacara Peringatan Hari Tua, dan Wakakusa Yamayaki , serta Festival Es Danau Shikotsu, juga Festival Salju Iwate, serta Festival Jalur Cahaya Salju Otaru, dan lain sebagainya.

 Haru/Spring/Musim Semi

Berlangsung di bulan Maret sampai Mei. Pada saat musim semi bunga sakura bermekaran dengan cantik dan  indahnya. Seluruh tempat di pinggir jalan dan di taman-taman dipenuhi warna pink. Beberapa tempat favorit terbaik yang biasanya digunakan untuk menjadi tempat memanjakan mata menyaksikan keindahan bunga Sakura yang bermekaran ialah seperti Taman Ueno di Tokyo ataupun gunung Yoshino di Nara. Selain melaksanakan tradisi Hanami, akan ada perayaan Higashiyama Hana Touro di Kyoto menyambut mekarnya bunga Sakura, warga banyak yang turun ke jalan merayakannya hingga larut malam, larut dalam indahnya pemandangan mekarnya bunga sakura berpadu dengan aneka lampu hiasan di jalanan yang nampak mempesona. Kemudian akan ada banyak festival seperti Aoi Matsuri, dan Hanami Matsuri, juga Festival Bunga Sakura Kawazu, serta Ume Matsuri, dan Odawara Ume Matsuri, juga Atami Baien Ume Matsuri, serta Hana Matsuri, dan Kanda Matsuri, juga Festival Shibazakura Taman Takinoue, serta Festival Bunga Sakura Kakunodate, dan Festival Bunga Sakura, juga Kurayami Matsuri, dan Asakusa Sanja Matsuri, serta Sanja Matsuri, Fuji Matsuri, juga Fuji Shibazakura Matsuri, dan Tonami Tulip Fair, serta Sanno Matsuri, juga Bunkyo Tsutsuji Matsuri, dan Takayama Matsuri, serta Kanamara Matsuri, dan masih banyak lagi lainnya.

 Natsu/Summer/Musim Panas

Berlangsung di bulan Juni hingga Agustus. T
Berlangsung di bulan Juni hingga Agustus. T

Berlangsung di bulan Juni hingga Agustus. Terdapat festival Musim Panas Obon dan juga Nebuta. Para  gadis akan mengenakan kimononya, ada juga aneka jajanan tradisional Jepang, juga kembang api, yang selalu hadir saat festival perayaan musim panas di Jepang, bersamaan dengan ritual obon, yakni suatu ritual untuk menyambut roh para orang yang telah mati dengan berbagai tabuhan drum dan juga alunan seruling khas Jepang. Beberapa festival unik saat musim panas ini adalah juga Akita Kanto Matsuri, dan Aomori Nebuta Matsuri, serta Kembang Api Internasional Yokohama, juga Festival Kembang Api Tanah Teluk Tokyo, serta Festival Kembang Api Sungai Sumida, dan Setagaya-ku Tamagawa Hanabi, juga Festival Gion, dan Festival Lavender Nakafurano, serta O-bon Week, dan Taniyoshi Rice Taning Festival, juga Festival Kanto, dan Karnaval Asakusa Samba, serta Harajuku Omotesando Genki Matsuri Super Yosakoi, dan festival Jazz Musim Panas Nango, juga Koenji Awa Odori, serta Shinjuku Eisa, dan Festival Tarian Rakyat Tokushima Awa Odori, serta Turnamen Grand Sumo, dan lain sebagainya.

Itulah harga tour guide Jepang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *