Wisata Sejarah Ke Masjidil Aqsa

Wisata Sejarah Ke Masjidil Aqsa

Wisata Sejarah Ke Masjidil Aqsa

Masjidil Aqsa pertama kali dibangun Nabi Yakub dan kemudian direnovasi oleh Nabi Daud. Hingga akhirnya Masjid Al-Aqsa disempurnakan oleh Nabi Sulaiman AS. Masjid ini menjadi masjid kedua yang dibangun di dunia setelah Masjidil Haram yang ada di Makkah. Mengingat begitu tingginya nilai sejarah yang dimiliki, banyak masyarakat muslim yang kini terarik untuk melakukan perjalanan Wisata Sejarah ke Masjidil Aqsa.

Masjidil Aqsa pada awalnya menjadi kiblat umat muslim di dunia, hingga Rasulullah SAW mendapat perintah dari Allah SWT untuk memindahkan kiblat ke Masjidil Haram. Rasulullah SAW juga melakukan shalat dua rakaat di Masjidil Aqsa pada malam Isra’ Mi’raj. Ada beberapa tempat bersejarah di dalam Majidil Aqsa yang perlu Sahabat Satu ketahui.

  1. Qubbah Al-Silsilah

    Diberi nama Qubbah Al-Silsilah karena bentuknya seperti kubah rangkaian.
    Diberi nama Qubbah Al-Silsilah karena bentuknya seperti kubah rangkaian.

Qubbah Al-Silsilah dibangun oleh Kekhalifan Bani Umayyah dan letaknya berada persis di sebelah timur Kubah Batu. Diberi nama Qubbah Al-Silsilah karena bentuknya seperti kubah rangkaian. Di dalam Kubah terdapat rangakaian cahaya yang tergantung antara bumi dan langit serta dapat dilihat dari luar. Bangunan Kubah dibangun di atas bangunan segi enam yang ditopang langsung oleh enam tiang. Di sekeliling Kubah terdapat bangunan serambi 11 segi yang berada tepat di atas 11 tiang kokoh.

  1. Menara Bab al-Ashbath

    Di zaman kekhalifahan Utsmaniyah, bangunan menara diperbaiki dan sengaja dibentuk menyerupai silinder
    Di zaman kekhalifahan Utsmaniyah, bangunan menara diperbaiki dan sengaja dibentuk menyerupai silinder

Menara Bab Al-Ashbath tepatnya terletak di sebelah utara masjid Al-Aqsa. Bangunan ini didirikan di zaman Sultan Al-Mulk yang dipimpin Gubernur Saifuddin Qatlubigo. Tidak seperti menara pada umumnya yang terdiri dari 4 sudut, Menara Bab Al-Ashbath terdiri dari 8 sudut. Di zaman kekhalifahan Utsmaniyah, bangunan menara diperbaiki dan sengaja dibentuk menyerupai silinder.

  1. Qubbah Mi’raj

    Didirikan pada masa kekhalifahan al-Ayubiyah, Qubbah Mi’raj dibangun atas perintah langsung Walikota al-Quds, Amir al-Zanjili
    Didirikan pada masa kekhalifahan al-Ayubiyah, Qubbah Mi’raj dibangun atas perintah langsung Walikota al-Quds, Amir al-Zanjili

Qubbah Mi’raj dibangun di sebelah barat Qubbah Al-Shakhra. Didirikan pada masa kekhalifahan al-Ayubiyah, Qubbah Mi’raj dibangun atas perintah langsung Walikota al-Quds, Amir al-Zanjili. Sejarah tersebut tertulis pada prasasti yang terdapat di sebelah pintu utama.

Masih banyak beberapa bagian bersejarah Masjidil Aqsa yang Sahabat Satu bisa kunjungi selama perjalanan Wisata Sejarah ke Masjidil Aqsa. Tidak hanya Masjidil Aqsa, dengan menggunakan paket Travel Tour Aqsa Sahabat Satu akan diajak untuk berwisata religi ke tiga negara sekaligus. Perjalanan wisata akan berlangsung selama 10 hari 8 malam yang dimulai dari Amman Yordania hingga Kairo.

Seluruh destinasi wisata yang dikunjungi selama tour, memiliki cerita sejarah yang lekat dengan budaya islam. Berziarah ke makam Nabi yang tersebar di beberapa kota suci seperti Hebron, Jerusalem, Amman dan Betlehem. Kota tua Petra yang ada Yordania. Kota tua ini masuk ke dalam salah satu situs arkeolog dimana pembangunannya dilakukan dengan memahat dinding-dinding batu yang ada Yordanis. Keindahan  Petra tidak dapat dilukiskan begitu saja dengan kata-kata. Pahatan dinding-dinding batu bergaya Yunani kuno yang dipadukan dengan gaya Asia membuat siapapun akan takjub melihatnya.

Fasilitas selama perjalanan berupa makan 3 kali sehari, hotel bintang 5 atau 4, Transportasi menggunakan bus full AC, Visa kunjungan ke negara tujuan, tentunya paket pesawat pulang pergi sudah masuk ke dalam paket Tour Muslim Halal ke Aqsa dan tidak dikenakan biaya tambahan. Sahabat Satu akan ditemani oleh seorang tour leader berpengalaman dalam perjalanan. Biaya-biaya yang belum tercover paket diantaranya adalah Biaya menunggang onta dan kuda selama berada di mesir dan Petra, Biaya masuk ruang mummy Fir’aun, dan keperluan pribadi lain (laundry, telepon, makan dan minum di luar program, obat pribadi).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *