Pengalaman Umroh bersama Satutours – Tulisan dari Hati Alumni Satutours – Bapak Husni

Pengalaman Umroh bersama Satutours – Tulisan dari Hati Alumni Satutours – Bapak Husni

Nikmatnya Umroh dan Wisata Religi Bersama Satutours

Subhanallah, seakan tak percaya ketika Kabah yang selama ini hanya ada dalam bayangan terlihat begitu jelas di depan mata.  Sejenak Saya terdiam, perlahan menarik napas panjang sambil meyakinkan diri kalau ini bukan mimpi. Alhamdulillah, keinginan berkunjung ke Masjidil Haram tercapai untuk bisa menunaikan ibadah umroh bersama kedua orang tua dan kedua adik saya. Selain umroh, kenikmatan menjalankan wisata religi, ziarah ke kota di mana Rasulullah dimakamkan menjadi lebih seru karena kami sempat berkunjung ke tempat di mana Islam berjaya di tanah Eropa, Istanbul Turki. Perjalanan umroh plus tour Istanbul Turki ini sebetulnya tidak terencana sama sekali sebelum bertemu dengan biro umroh Satutours.

Awalnya sempat ragu untuk mengambil jasa layanan ibadah umroh Satutours. Sebelumnya, Saya sudah mendapatkan beberapa refensi biro perjalanan yang pernah digunakan teman atau saudara. Ternyata jadwal keberangkatan kami berlima tidak ada yang pas. Awal Januari merupakan waktu yang tepat, selain karena harga paket umroh sudah mulai turun pasca libur akhir tahun, kebetulan saya dan kedua adik saya hanya bisa di awal tahun menyesuaikan jadwal pekerjaan di kantor yang belum begitu padat.

pak husni di panorama museum
pak husni di panorama museum

Akhirnya saya, yang mendapat amanat mencari biro umroh, mencoba mencari baik secara langsung dan lewat googling. Satu persatu biro travel umroh yang dekat rumah coba saya tanyakan, begitu juga membandingkan beberapa travel umroh di internet baik dari segi harga, fasilitas dan waktu keberangkatan. Selain waktu keberangkatan di awal Januari 2018. Beberapa pertimbangan yang menjadi patokan saya untuk memilih pertama adalah hotel. Orang tua yang sudah sepuh menjadi pertimbangan agar letak hotel tidak boleh jauh dari masjid. Harga? Ya tentu ini menjadi faktor pertimbangan lainya. Karena hotelnya sudah masuk ring 1 berarti kami tidak bisa memilih paket hemat. Namun, untuk paket ring 1 atau VIP ini ternyata ada memberikan harga cukup mahal, bisa di atas Rp 30 juta per orang untuk paket quart (satu kamar empat orang). Di beberapa biro travel ada yang memasang harga Rp 27-28 jutaan per orang. Nah ini yang menjadi pilihan sesuai budget.

Setelah melakukan proses seleksi yang cukup sulit dari sekian banyak biro travel umroh yang ada di google. Saya mulai tertarik dengan Satu Tour dan Kanomas. Saya coba mencari tahu lebih dalam kedua biro travel umroh ini. Kanomas ternyata sudah tidak diragukan lagi, banyak testimoni dan berita yang muncul kalau kita googling, dan jarang sekali berita negatif tentang biro travel ini. Sedangkan Satutours saya hanya bisa mengandalkan informasi yang ada di website. Sekilasa ada beberapa yang mengulas di forum tentang Satutours, tapi tidak terlalu detil, dan tidak ditemukan juga berita negatif tentang biro travel Satutours.

Untuk lebih meyakinkan lagi kedua travel ini saya survey langsung ke kantornya. Saya coba gali lebih dalam, terutama Satutours. Dari awal sebetulnya saya cenderung lebih tertarik dengan Satutours karena dengan harga yang hampir sama, benefit yang diberikan lebih banyak. Selain mendapat paket city tour ke Istanbul Turki satu hari, jamaah atau rombongan yang berangkat tidak terlalu banyak, jadi lebih private. Berbeda dengan Kanomas yang saat itu menawarkan paket khusus menyewa satu pesawat dengan rombongan sekitar 300 orang. Menurut saya dengan semakin banyak orang yang ikut maka akan semakin susah dalam pengaturannya.

pak husni turki - Alumni Satutours
pak husni turki – Alumni Satutours

Satutours? Apa yang bisa membuat saya yakin kalau biro travel ini bisa memberangkatkan sesuai jadwal. Malkum, semua peserta umroh pasti akan sangat khawatir jika kasus yang menimpa First Travel juga akan menimpa mereka. Saya mungkin orang yang paling “cerewet” menanyakan tentang track record selama ini. Maklum saja karena saya mendapatkan Satutours dari google, bukan dari saudara atau teman yang pernah menggunakan jasa travel ini.

Akhirnya setelah manasik dan informasi terkait tiket penerbangan sudah issued saya mulai yakin dan tenang hingga hari H keberangkatan kami menuju tanah suci via Istanbul menggunakan Turkish Airlines.

Di Istanbul kami mengunjungi beberapa tempat yang menarik. Meskipun waktunya tidak terlalu panjang, namun cukup puas bagi kami karena sejak keluar dari Bandara Ataturk pkl 07.00 kami harus tiba di kembali pkl 18.00 untuk melanjutkan penerbangan ke Madinah. Setelah sarapan di Restoran Padang milik orang Indonesia kami memulai tour dimulai dari kunjungan ke rumah Mode Emelda, Spice Bazaar, lalu museum Panorma 1454 dan Blue Mosque. Tak lupa kami juga mencicipi kuliner khas Turki sebagai hidangan santap siang.

Kami tiba di hotel di Madinah pkl 3 pagi setelah proses imigrasi yang lama dan melelahkan. Kami menginap di Hotel Province. Letaknya tidak begitu jauh dari Masjid Nabawi sekitar 5 menit perjalanan dengan jalan kaki. Di Madinah kami bisa mengunjungi Masjid Quba, Pasara Kurma dan Jabal Uhud, selain tentunya ziarah ke makam Rasulullah dan beribadah di masjid Nabawi dan Rawdoh.

Di hari ketiga di Madinah kami mulai mengambil miqot di Bir Ali untuk menjalankan ibadah umroh. Perjalanan menuju kota Mekah setelah ashar dan sampai di kota Mekkah sekitar pkl 10 malam. Kami menginap di hotel Pullaman yang terletak di Menara Zam-zam yang ada di depan masjidil Haram. Sejak di Madinah kami didampingi oleh Muthawif/Ustad Fayumi yang sedang menuntut ilmu di Mekah. Beliau cukup baik dalam mendampingi dan membimbing dalam melakukan ibadah selama di Mekah dan Madinah. Di Mekah, kami juga mengunjungi beberapa tempat penting seperti Jabar Rahmad, padang Afarah Mina, Jabal Nur, dan Jabal Tsur. Hari terakhir kami sempat mengunjungi pasar Qornache di Jeddah sebelum menuju ke airport untuk kembali ke tanah air.

Pengalaman yang luar biasa ibadah umroh bersama Satutours. Meskipun bukan biro travel besar namun pelayanan yang diberikan dengan hati dan menyenangkan.

pak husni turki bersama keluarga Alumni Satutours
pak husni turki bersama keluarga Alumni Satutours

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: