5 ALASAN KENAPA HARUS KUNJUNGI KYOTO

5 ALASAN KENAPA HARUS KUNJUNGI KYOTO

5 ALASAN KENAPA HARUS KUNJUNGI KYOTO

Selama ratusan tahun, Kyoto adalah jantung budaya tradisional Jepang. Di kota ini, berbagai tradisi berlangsung turun-menurun. Terus dipertahankan oleh masyarakat yang tinggal di sana. Siapa yang menyangka, inilah yang menjadi salah satu daya tarik wisata ke Kyoto. Lalu, adakah alasan-alasan lainnya untuk menyambangi kota ini saat ikut travel wisata halal ke Jepang?

Detail Pesona di Setiap Musim

sakura di kyoto
sakura di kyoto

Datanglah ke Kyoto saat musim semi. Kenapa? Karena Anda dapat menikmati pemandangan bunga Sakura yang bermekaran. Bukan sendirian, lho, tapi bersama-sama warga Jepang lainnya. Tradisi ini disebut “Hanami” di mana orang-orang merayakan rekahnya bunga Sakura dengan berkumpul bersama-sama keluarga dan teman-teman.

Tapi, bila jadwal Anda padat, tidak ada salahnya juga berwisata ke Jepang saat musim gugur. Walau bukan musim bunga-bunga bermekaran, musim gugur menawarkan pesona yang berbeda. Di saat-saat inilah Anda dapat melihat bunga dan dedaunan tanggal dari pohon, berjatuhan ke tanah. Semakin indah dengan kehadiran daun-daun Momiji, yang memanjakan mata Anda dengan warna-warna yang variatif.

Secara umum, pemandangan kota Kyoto tetap cantik di musim mana pun Anda datang. Setiap musim punya pesonanya sendiri-sendiri. Cobalah datang secara random, lalu sempatkan naik Sagano Romantic Train. Kereta ini akan membawa Anda menyusuri ngarai Sungai Hozu sekaligus tercengang dengan pemandangan yang ditawarkannya.

Kuil-Kuil Bersejarah

Jangan kaget, ada ribuan kuil dan tempat suci agama Buddha, termasuk Shinto, bertebaran di Kyoto. Saking banyaknya, cukup sulit menghapal seluruh namanya. Sehingga wajar bila Anda mengalami sedikit kendala dalam menentukan, mana tempat yang bisa Anda datangi. Untuk mempermudah, kenapa tidak datang ke kuil yang populer di antara turis?

Misalnya, Kuil Fushimi-Inari. Kuil ini dibangun kira-kira 14 dekade lalu, tepatnya 711 M. Objek wisaya ini sangat terkenal, sehingga kerap dipenuhi pengunjung. Pemandangan yang ditawarkan memang indah, juga aktivitas yang berlangsung di tempat ini. Selain menyimak ritual ibadah, Anda juga bisa duduk menyaksikan ritual penyucian air misogi.

Surganya Manga

Capek keliling di komplek kuil? Main saja ke pit-stop Kyoto International Manga Museum, “surganya” manga. Bukan hanya berfungsi sebagai workshop, tempat ini juga menyediakan 300 ribu bahan manga—sebagiannya sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Tempat yang ditujukan spesial untuk anak-anak ini cocok untuk belajar dan menghasilkan manga atas nama sendiri. Oleh karena itu, jangan lupa sertakan anak-anak dalam rencana wisata halal Jepang keluarga Anda.

Kuliner Musiman

Sushi saat tour Tokyo
Sushi saat tour kyoto

Sekitar tahun 2013, seni kuliner musiman Jepang—yang dikenal dengan nama Japanese Seasonal Culinary Art—masuk daftar warisan budaya UNESCO. Momen ini menegaskan pentingnya seni makanan musiman bagi warga Jepang.

Betul bila disebut bahwa Tokyo masihlah destinasi utama untuk berburu kuliner khas Jepang, namun Kyoto mempunyai tujuh restoran Michelin bintang 3. Kyoto juga memiliki Chef Nakamura, ahli masak dengan kemampuan membuat sushi tampak indah seperti permata. Belum lagi berbagai pilihan makanan khas Italia di Trattoria Settle Hyatt Regency dan La Locanda Ritz Carlton. Bagi Anda yang ikut travel wisata halal ke Jepang, Anda juga bisa diajak ke restoran atau tempat makan yang sesuai dengan aturan Islam.

Pasar Tradisional

Sebelum kembali ke tanah air, belanja oleh-oleh atau souvenir kerap masuk itinerary wisata. Nah, untuk dapat oleh-oleh yang menarik, ayo jalan-jalan ke pasar tradisional Jepang. Di sini, Anda dapat melihat kerajinan-kerajinan dengan detail yang menawan. Contohnya, keramik-keramik buatan tangan, washi, dan lain-lain. Anda juga bisa menelusuri pasar Nishiki yang penampilannya seolah-olah setengah tertutup. Di sini, Anda bisa singgah di pedagang makanan hingga pedagang ikan. Lokasi pasar ini dekat dengan department store Kyoto. Kalau ingin minum teh khas Jepang, tinggal menyeberang jalan ke Fukujuen. Selain minum teh, Anda bisa tambah wawasan dengan menyimak upacara minum teh tradisional Jepang yang unik dan elegan.

Mendadak lapar? Tenang, selama Anda ikut tur wisata halal Jepang keluarga, Anda akan dibawa ke tempat-tempat makan yang sesuai dengan prinsip Islam, antara lain: Halal Ramen Gion Narita, Ayam-ya, hingga Ganko Sanjo Honten.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *