5 ALASAN HARUS KUNJUNGI SHIRAKAWAGO

5 ALASAN HARUS KUNJUNGI SHIRAKAWAGO

5 ALASAN HARUS KUNJUNGI SHIRAKAWAGO

Shirakawago. Rugi rasanya bila melewatkan desa wisata ini saat berlibur ke Jepang, apalagi bagi kamu yang ikut travel wisata halal ke Jepang. Bagaimana tidak?

Selain pemandangannya yang memesona, Shirakawago adalah bagian dari daftar warisan budaya UNESCO. Namanya masuk sejak tahun 1995. Itu artinya, keindahan tempat ini bukan omong kosong, tapi telah diakui dunia internasional. Bukan cuma kamu, tapi anggota keluarga lain yang kamu ajak pun bisa turut bahagia!

Namun, jika kamu belum percaya seputar keelokan tempat ini, simak saja sederet alasan kenapa Shirakawago perlu masuk list kunjungan wisata halal Jepang keluarga kamu.

Elok di Segala Musim

5 ALASAN HARUS KUNJUNGI SHIRAKAWAGO
5 ALASAN HARUS KUNJUNGI SHIRAKAWAGO

Terletak di Pulau Honshu, keindahan desa dan pemandangan di sekitarnya terasa “magis.” Selain dedaunan hijau di hutan, pemandangan daratannya pun menyejukkan mata. Desanya terlihat asri, tenang, dan bikin betah.

Namun, keindahan lain juga bisa kamu lihat ketika memasuki musim gugur. Daun-daun bertanggalan dari pohon, menghias tanah dengan warna-warna memukau dan romantis. Memasuki musim dingin, daratan berubah menjadi serba putih. Atap-atap rumah, pekarangan, dan jalanan tertutup salju. Sungai dan dedaunan di hutan cantik membeku. Keindahannya semakin menjadi-jadi karena pada akhir pekan dari bulan Februari sampai Maret, rumah-rumah di desa ini dipasangi lampu hias. Pokoknya rugi banget kalau nggak sampai lihat!

Konstruksi Rumah Berdoa

Banyak peserta travel wisata halal ke Jepang yang penasaran dengan Shirakawago karena ingin melihat arsitektur “gassho-zukuri.” Gaya yang diadopsi ke rumah-rumah penduduk ini memang jadi kelebihan tersendiri. Atapnya miring, sehingga nampak layaknya dua tangan yang sedang memohon atau berdoa.

Kenapa dibuat miring? Bukan iseng atau faktor estetika belaka, lho. Kemiringan ini disengaja mengingat curah salju di daerah Shirakawago, ketika memasuki musim dingin, termasuk tinggi. Dengan atap yang dibuat miring, diharapkan salju tidak bertumpuk di atas rumah sehingga tidak merusak bangunan atau merembes ke dalam.

Kelebihan lain rumah bergaya gassho-zukuri adalah bahan pelapis atapnya yang terbuat dari jerami. Bentuknya seperti buku terbuka yang ditelungkupkan.

Wada dan Kanda

Tertarik melihat benda-benda bersejarah di Shirakawago? Kalau begitu, kamu bisa meluangkan waktu ke dua situs bersejarah, yakni Kanda House dan Wada House. Bangunan yang terbuat dari kayu ini memiliki koleksi artefak-artefak yang terkait dengan masyarakat Gifu tempo dulu.

Deai Bridge

 

Pemandangan yang dapat kamu dan keluarga tangkap dari tempat ini sangat indah. Tak heran jembatan ini begitu populer di antara wisatawan Jepang. Pada musim dingin, sungai di bawah jembatan akan membeku. Sehingga, bila kamu naik jembatan di waktu tersebut, seolah-olah sedang terjebak di lautan bersalju. Asyiknya, berkunjung ke tempat ini tidak perlu bayar kok, alias gratis. Cocok banget buat seluruh peserta wisata halal Jepang keluarga.

Shiroyama Observatory Deck

5 ALASAN HARUS KUNJUNGI SHIRAKAWAGO
5 ALASAN HARUS KUNJUNGI SHIRAKAWAGO

Melihat satu demi satu objek wisata di Shirakawago memang asyik, ya? Tapi, melihat desa ini secara menyeluruh juga tak kalah mengagumkan. Bagaimana caranya? Pastinya tidak pakai drone. Kekecilan! Bagi kamu yang penasaran banget, seperti apa pemandangan Shirakawago dari atas, datang saja ke Shiroyama Observatory Deck. Bukan hanya melihat, di sini kamu bahkan bisa berfoto dengan latar belakang Shirakawago. Lokasinya kira-kira 15 menit dari Wada House.

Gimana? Sudah tertarik datang ke Shirakawago? Di waktu luang kamu, naik saja bus dari Kanazawa, Takayama, atau Nagoya. Atau, kalau mau lebih praktis, kamu juga bisa menyewa mobil menuju ke lokasi ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *