Review Itinerary Umroh Plus Aqsa: Nativity Church dan Hebron

Review Itinerary Umroh Plus Aqsa: Nativity Church dan Hebron

Review Itinerary Umroh Plus Aqsa: Nativity Church dan Hebron

Saat ikut serta dalam paket umroh plus Aqsa, sebetulnya kita tidak hanya mengunjungi kompleks Masjid Al-Aqsa. Tetapi juga menjelajahi bangunan-bangunan bersejarah nan bersahaja di sekitar Jordania, Palestina, dan Israel. Termasuk kota-kota tua, seperti Betlehem dan Hebron.

Betlehem merupakan kota kelahiran Nabi Isa ‘alaihissalam. Sebab itu, ketika berkunjung ke kota ini, kita pun akan mendatangi Nativity Church atau Gereja Kelahiran. Sebagai gereja yang cukup terkenal, Nativity Church merupakan salahs atu gereja-gereja tertua yang masih dipakai sebagai tempat ibadah. Konon bangunan ini didirikan tepat di atas gua yang menjadi lokasi kelahiran Isa Al-Masih. Umat Kristen amat menghormati dan menyucikan Nativity Church.

Gereja ini dikelola bersama oleh para pejabat dari Gereja Ortodoks Yunani, Gereja Katolik Roma, dan Gereja Apostolik Armenia. Uniknya, Nativity Church mengalami dua perayaan natal dalam satu tahun. Hal ini disebabkan karena perbedaan sistem penanggalan yang digunakan oleh masing-masing gereja.

Para Patriarkat Ortodoks Yunani Jerusalem dan Gereja Apostolik Armenia masih mengikuti Kalender Julian. Sedangkan Gereja Katolik Roma memakai Kalender Gregorian yang lebih modern. Sebab itu, Gereja Ortodoks merayakan natal pada tanggal 7 Januari. Adapun umat Katolik Roma merayakan natal setiap tanggal 25 Desember.

Untuk mencapai gereja yang dibangun pada abad keempat ini, kita hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari Jerusalem. Jaraknya kurang lebih 10 kilometer. Sampai di lokasi, Anda pun bisa masuk ke gua yang dipercaya sebagai tempat kelahiran Isa Al-Masih. Banyak pengunjung yang antre untuk masuk ke dalamnya. Setelah melalui Door of Humility (Pintu Kerendahan Hati), Anda sudah bisa masuk ke ruang utamanya.

Masih di Palestina, tepatnya 30 kilometer di selatan Jerusalem, terdapat kota tua pula yang tak kalah cantik. Hebron namanya, yang berarti digabungkan atau dipersatukan.Di kota ini, tinggal sekitar 120 ribu warga Palestina dan 600 orang pemukim Israel. Posisi Hebron terletak 930 meter di atas permukaan laut.

Kota Hebron memiliki ciri khas berupa jalan-jalan yang sempit dan berbelok-belok. Rumah-rumahnya terbuat dari batu beratap datar. Pasar-pasar lamanya pun masih banyak yang berdiri. Selain itu, Hebron juga dikenal sebagai penghasil anggur, batu kapur, bengkel keramik, serta pabrik gelas tiup. Bahkan di sini terdapat pabrik susu yang lumayan besar, Al-Juneidi. Kota yang berdekatan dengan Tepi Barat ini juga memiliki dua universitas, yakni Universitas Hebron dan Universitas Politeknik Palestina.

Ada banyak situs terkenal di Hebron yang akan kita kunjungi dalam paket umroh plus Aqsa. Salah satu yang paling sering dikunjungi wisatawan ialah Makam Para Leluhur atau Gua Makhpela. Bagi kita orang Islam, tempat ini juga bisa disebut Al-Haram Al-Ibrahimi atau Tempat Suci Nabi Ibrahim. Dinamakan demikian karena memang di situs suci ini terdapat makam-makam kuno keluarga Nabi Ibrahim.

Di antaranya ada makam Nabi Ibrahim sendiri, makam Siti Sarah, makam Nabi Ishak, makam Ribka (istri Nabi Ishak), makam Nabi Ya’qub, serta makam Lea (istri Nabi Ya’qub). Dengan banyaknya makam tersebut, tidak heran situs ini juga dianggap suci oleh kaum Yahudi dan Kristen. Bahkan beberapa bagian gua dan sekitarnya telah dibangun gereja, sinagog, serta masjid. Misalnya aula Ishak yang kini beralihfungsi menjadi Masjid Ibrahimi, sedangkan aula Ibrahim dan aula Ya’qub telah disulap menjadi sinagog Yahudi.

Tentu masih banyak lagi situs-situ bersejarah yang akan kita jelajahi dalam paket umroh plus Aqsa. Sebuah kesempatan berharga untuk mempelajari sejarah langsung di lokasinya sebelum akhirnya kita menunaikan umroh ke tanah suci.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *