Review Itinerary Umroh Plus Aqsa: Bukit Zaitun

Review Itinerary Umroh Plus Aqsa: Bukit Zaitun

Review Itinerary Umroh Plus Aqsa: Bukit Zaitun

Saat bergabung dengan paket umroh plus Aqsa, itinerary yang berlaku biasanya ialah mengunjungi Al-Aqsa terlebih dahulu baru kemudian menunaikan ibadah umroh di tanah suci sekaligus berkeliling kota Mekkah dan Madinah.

Untuk mengunjungi Masjid Al-Aqsa, kita akan terbang dari Jakarta langsung menuju Amman di Jordania. Dari Amman, barulah kita berkendara ke Jerusalem. Uniknya, sepanjang perjalanan tersebut kita disuguhkan pemandangan menarik dari sejumlah tempat-tempat wisata. Termasuk Bukit Zaitun yang menawan.

Bukit Zaitun atau Mount of Olives merupakan pegunungan yang berada di sebelah timur Jerusalem. Panjangnya membentang dari utara ke selatan. Dinamakan Bukit Zaitun karena bagian lerengnya dahulu pernah ada perkebunan Zaitun. Sekarang perkebunan itu masih ada, tetapi tidak terlalu besar. Anda masih bisa melihatnya ketika bergabung dalam paket umroh plus Aqsa.

Terdapat tiga puncak dengan puncak tertingginya ialah At-Tur, yakni sekitar 818 meter di atas permukaan laut. Puncak di bagian utara tersebut kerap disebut oleh umat Kristen dengan Viri Galilaei. Sedangkan puncak di bagian tengah setinggi 808 meter dipercaya sebagai tempat kenaikan Yesus Kristus. Sementara puncak pada bagian selatan dengan tinggi 734 meter dianggap oleh umat Kristen sebagai Gunung Skandal. Konon di lokasi itulah Raja Salomo mendirikan tempat pemujaan dewa-dewa yang dihormati oleh para istrinya.

Dari atas bukit, kita dapat melihat panorama kota Jerusalem yang menakjubkan. Termasuk bukit-bukit Yudea serta Laut Mati. Berhenti sejenak di sini sebelum melanjutkan perjalanan ke Baitul Maqdis merupakan sebuah kesempatan berharga. Jangan lupa mengabadikannya dengan lensa kamera Anda!

Di puncak Bukit Zaitun juga terdapat sebuah kapel tua yang dibangun pada abad kedua belas oleh para Ksatria Perang Salib. Konon, di dalam kapel ini ada jejak telapak kaki Nabi Isa sebelum beliau diangkat ke surga. Sehingga dahulu lokasi ini kerap dijadikan pusat perayaan Paskah oleh umat Kristen. Tetapi kapel ini sekarang telah menjadi mushala dan dibuatkan kubah pada bagian atasnya. Meski begitu, tempat ini tetap terbuka bagi umum. Peziarah dari mana pun boleh datang dan memasukinya.

Tidak jauh dari kapel tersebut, ada pula sebuah Gereja Pater Noster. Bagi umat Kristen, gereja ini dipercaya sebagai tempat Yesus mengajarkan Doa Bapa Kami kepada murid-muridnya. Kemudian pada tahun 1875, dibangun kompleks di sekitar gereja untuk ditinggali biarawati Ordo Carmelita.

Ketika berkunjung ke gereja ini, tepatnya di bagian dinding, Anda akan menemukan banyak sekali tulisan Doa Bapa Kami dalam versi lebih dari 100 bahasa di dunia. Bahkan ada pula loh versi bahasa Indonesia, Jawa, Batak, Sunda, Palembang, Paniai, dan Bahasa Toraja. Ternyata sudah banyak orang Indonesia yang singgah di tempat ini.

Demikianlah review itinerary umroh plus Aqsa mengenai Bukit Zaitun. Tempat ini hanyalah satu dari sekian banyak destinasi menarik, unik, dan sarat nilai sejarah yang akan kita jelajahi. Misalnya bertamu ke makam Nabi Musa ‘alaihissalam, makam shahabat Salman Al-Farisi, serta makam seorang tokoh sufi ternama, Rabi’ah Al-Adawiyah.

Setelah itu, kita akhirnya sampai di kompleks Masjid Al-Aqsa. Atau dikenal pula dengan sebutan Baitul Maqdis. Sebab di dalamnya juga terdapat masjid-masjid lain, seperti Masjid Syaqr dan Dome of the Rock. Pastinya tempat-tempat ini akan membuat Anda berdecak kagum. Bahkan tidak berhenti mengucapkan syukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala atas segala ciptaan-Nya yang sempurna. Dijamin Anda tidak akan menyesal mengambil paket umroh plus Aqsa. Sebuah penawaran spesial yang mungkin hanya datang satu kali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *