Review Itinerary Umroh Plus Aqsa: Gua Ashabul Kahfi

Review Itinerary Umroh Plus Aqsa: Gua Ashabul Kahfi

Review Itinerary Umroh Plus Aqsa: Gua Ashabul Kahfi

Pernah mendengar kisah tentang Ashabul Kahfi? Kalau Anda membuka Al-Qur’an, tepatnya surat Al-Kahfi, tentu Anda akan menemui kisah ini. Sebagai bukti bahwa apa yang disampaikan Al-Qur’an itu benar, sekarang Anda bisa mengunjungi gua yang disebutkan di dalam surat tersebut. Terutama jika Anda bergabung dalam paket umroh plus Aqsa.

Dengan bergabung dalam paket ini, Anda tidak hanya sekadar beribadah umroh. Namun, Anda pun akan diajak berkeliling ke Baitul Maqdis serta tempat-tempat menarik di sekitar Jerusalem dan Jordania. Termasuk Gua Ashabul Kahfi, yang kisahnya abadi di dalam Al-Qur’an.

Gua Ashabul Kahfi berada di kota Abu Alanda, tepatnya di perkampungan Al-Rajib (Ar-Raqim). Jaraknya sekitar 10 kilometer sebelah timur kota Amman. Sebuah kesempatan berharga untuk mengunjungi tempat yang tercatat dalam sejarah selama ribuan tahun.

Kisah mengenai Gua Ashabul Kahfi ini bisa Anda tengok pada surat Al-Kahfi ayat sembilan hingga dua puluh enam. Ayat-ayat ini menceritakan petualangan 7 pemuda beriman yang melarikan diri dari penguasa yang zalim. Tujuh pemuda itu ialah Tamlikha, Maksalmina, Marthunus, Nainunus, Saryunus, Zunuwanus, dan Falyastathyunus.

Mereka hidup beberapa ratus tahun sebelum diutusnya Nabi Isa ‘alaihissalam. Kala itu, mereka dipimpin oleh Raja Diqyanus (Decius) yang zalim sekaligus menyembah berhala. Saking zalimnya, dia memaksa seluruh rakyat di bawah kekuasaannya agar murtad dari agama Allah dan ikut bersamanya menyembah berhala. Hingga kemudian, ia menemukan tujuh pemuda yang menentang kebijakannya. Tujuh pemuda ini lalu dipanggil untuk menghadapnya. Jika dalam waktu dua hari tidak hadir, mereka akan dipaksa murtad atau dihukum mati.

Namun, tujuh pemuda ini tetap bergeming. Mereka menolak perintah raja, lantas melarikan diri dan bersembunyi di kawasan pegunungan Nikhayus. Di dalam pelarian ini, mereka ditemani seekor anjing yang konon bernama Qithmir. Anjing tersebut bertugas untuk menjaga pintu gua.

Add Friend

Atas kuasa Allah, mereka tertidur oleh rasa letih yang sangat. Luar biasanya, Allah menakdirkan mereka tertidur dalam waktu yang sangat lama. Yakni 309 tahun Hijriyah atau 300 tahun Masehi.

Anehnya, saat terbangun perut mereka terasa lapar. Para pemuda ini menyangka mereka hanya tertidur sehari. Salah seorang dari mereka lantas turun ke kota untuk mencari makanan. Tetapi ternyata kondisi kota sudah sangat berbeda. Bahkan uang yang ia pakai pun sudah tidak berlaku.

Kejadian ini akhirnya sampai di telinga para penduduk serta raja baru yang berkuasa saat itu. Cerita mereka di masa lampau begitu masyhur. Raja dan seluruh penduduk pun menyambut mereka dengan meriah. Bahkan raja berulang kali meminta mereka agar mau tinggal di istana. Namun mereka menolak, kemudian kembali ke gua. Di sana mereka bersujud dan berdoa agar Allah menurunkan rahmat-Nya. Ketujuh pemuda tersebut terus menetap di gua hingga wafat. Jasad mereka disemayamkan di Gua Ashabul Kahfi. Pengunjung yang datang ke sini dapat melihat makam itu dari balik kaca tembus pandang.

Kalau Anda tertarik mencari lebih lanjut tentang sejarah gua ini, pihak pengelola telah menyediakan DVD yang bisa Anda beli seharga 10 dinar. Di sebelah gua ini juga ada Masjid Al-Kahfi. Pengunjung bisa beribadah atau sekadar beristirahat di masjid yang telah berdiri sejak 2006 tersebut.

Itu tadi review itinerary umroh plus Aqsa mengenai Gua Ashabul Kahfi. Masih banyak tempat menarik serta sarat sejarah di Jordania yang menanti kehadiran Anda. Pastikan Anda mengambil paket umroh plus Aqsa ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *