Review Itinerary Umroh Plus Aqsa: Allenby Bridge dan Jericho

Review Itinerary Umroh Plus Aqsa: Allenby Bridge dan Jericho

Review Itinerary Umroh Plus Aqsa: Allenby Bridge dan Jericho

Biasanya dalam paket umroh plus Aqsa, kita akan terbang dari Jakarta langsung menuju Amman di Jordania. Baru di situ, kita berangkat lagi menuju Jerusalem untuk mengunjungi Masjid Al-Aqsa dan lokasi-lokasi menarik lainnya. Namun, untuk sampai ke Jerusalem, kita harus melintasi perbatasan Jordania-Palestina terlebih dahulu.

Add Friend
Sebenarnya ada tiga pilihan pintu masuk perbatasan yang bisa kita gunakan. Pertama, perbatasan di bagian utara. Perbatasan ini dikenal dengan nama Perbatasan Syaikh Hussein atau Perbatasan Sungai Yordania. Perbatasan ini lumayan memakan waktu lama, sekitar dua jam berkendara dari Amman. Jadi dalam paket umroh plus Aqsa, kita tidak melintasi perbatasan ini.

 

Kedua, perbatasan yang ada di bagian selatan. Perbatasan ini sebenarnya sangat cocok dipakai kalau kita ingin mengunjungi Jerusalem setelah berjalan-jalan di kota tua Petra. Tapi karena Petra merupakan destinasi kita di lain hari, maka paket umroh plus Aqsa juga tidak melintasi perbatasan ini.

Ketiga, perbatasan yang paling dekat dengan Amman dan dekat pula dengan Jerusalem. Itulah Perbatasan King Hussein Bridge Border atau dikenal pula dengan Allenby Bridge. Hanya memakan waktu satu jam dari Amman menuju perbatasan ini.

Usai melintasi Allenby Bridge, bersiaplah disambut dengan beragam destinasi wisata seru yang ada di Jordania. Sebagain tempat wisata bahkan memiliki nilai sejarah yang amat tinggi. Salah satunya kota Jericho yang memperoleh predikat sebagai kota terendah (1300 meter di bawah permukaan laut) dan tertua di dunia.

Setidaknya julukan kota tertua di dunia ini dibuktikan dengan sejumlah penemuan menakjubkan. Para arkeolog sendiri berhasil menemukan desa tua di kota ini yang konon berusia lebih dari 200 tahun. Bahkan ada tiga permukiman lainnya yang disinyalir telah berada di lokasi ini sejak 11 ribu tahun lalu, sekitar tahun 9000 SM.

Jericho atau Yerikho berlokasi di Tepi Barat Palestina, lebih tepatnya berada di dekat Sungai Yordan. Saat ini, Jericho dihuni oleh 25.000 penduduk Palestina dan Israel. Adapun pemerintahannya, ada di bawah otoritas Palestina berdasarkan perjanjian tentang Jalur Gaza yang disepakati ada tanggal 4 Mei 1994 di Kairo.

Meski dikeliling oleh bukit-bukit nan gersang, namun bagian lembah Jericho merupakan wilayah yang sangat subur. Tanahnya menghasilkan tanaman dan pepohonan hijau dengan kualitas yang baik. Termasuk hasil pertaniannya, seperti pisang, jeruk, mangga, kurma, dan sayuran-sayuran. Sumber air pun melimpah ruah. Tidak heran, para penduduk senang sekali menghuni kota ini.

Untuk memperoleh hasil-hasil pertanian tersebut, Anda dapat membelinya di kaki Bukit Percobaan. Tepatnya di sekitar lokasi parkir Jericho Temptation Restaurant. Di sana terdapat toko-toko kecil yang menjajakan aneka produk pertanian. Bahkan Anda juga bisa loh membeli lumpur hitam dari Laut Mati. Lumpur ini dipercaya mampu menjaga kecantikan kulit.

Selama di Jericho, Anda bisa menjelajahi beragam reruntuhan bangunan kuno yang telah berusia ribuan tahun. Misalnya ke Tell Es Sultan, salah satu situs kuno peninggalan masyarakat Jericho di masa lampau. Bisa pula berfoto ria di sebuah air mancur tua. Sejumlah wisatawan meyakini bahwa air ini membawa hoki. Tidak heran, sebagian dari mereka mencuci muka atau tangan untuk memperoleh manfaatnya. Tapi sebagai umat Islam, kita jangan menirunya, ya. Nanti ibadah umroh kita malah nggak mabrur.

Belum sampai di Masjid Al-Aqsa saja, mata Anda sudah dimanjakan dengan lokasi-lokasi unik dan membuka wawasan baru. Apalagi jika akhirnya Anda sampai di Baitul Maqdis, lalu melanjutkan perjalanan umroh ke Masjidil Haram, hingga citytours berkeliling kota Mekkah dan Madinah. Paket umroh plus Aqsa benar-benar layak Anda ambil demi menciptakan perjalan umroh yang tak biasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *