Review Asakusa:  Wisata Sejarah dan Kuliner di Tokyo

Review Asakusa: Wisata Sejarah dan Kuliner di Tokyo

Review Asakusa: Wisata Sejarah dan Kuliner di Tokyo

Daerah wisata yang berlokasi di distrik Taito ini merupakan salah satu favorit wisatawan saat bertandang ke Jepang. Lokasinya sangat pas untuk melihat eksotisme Tokyo dari sisi yang berbeda. Nuansa tradisionalnya yang syahdu pastinya akan menyuguhkan pengalaman lain bagi Tour ke Jepang Anda.

Terletak di sebelah barat Sungai Sumida, Asakusa terkenal sebagai kota kuil yang menawarkan daya tarik utama berupa Kuil Sensoji. Konon, kuil ini dibangun pada tahun 628 oleh beberapa nelayan setelah mereka menyaksikan sosok Kan’non (Dewi Kesuburan). Saat mereka mengikutinya hingga ke hulu Sungai Sumida, tiba-tiba Kan’non menghilang. Di tempat hilangnya Kan’non itulah didirikan Kuil Sensoji.

Jika Anda kurang memahami apa saja hal menarik yang ada di kuil tersebut, cobalah mengambil tuor guide gratis. Tur ini dibuka bagi wisatawan asing setiap hari Sabtu dan Minggu. Karena diadakan dua kali sehari, Anda bisa memilih mau bergabung pada jam 11.00 atau jam 13.15.

Jangan lupa pula mengabadikan momentum indah Anda melalui mata lensa. Terutama ketika Anda berada di gerbang kuil berukuran raksasa. Menurut cerita, gerbang ini dijaga oleh Dewa Petir. Sehingga orang-orang menyebutnya dengan Kaminari-mon atau Gerbang Petir.

Berjajar di depan kuil, tepatnya di Jalan Nakamise-dori, Anda akan menemukan sejumlah toko yang menawarkan souvenir khas Jepang. Silakan pilih-pilih dulu ya sebelum Anda sampai di Kuil Sensoji.

Di Asakusa, ada juga kuil yang tak kalah menarik. Kuil Imado namanya. Kuil ini merupakan rumah bagi manekineko (patung kucing). Sebab itu jangan heran kalau Anda menemukan banyak patung manekineko di halaman kuil.

Selain kuil, daerah wisata yang hanya berjarak 15 menit dari Stasiun Tokyo ini juga menyimpan lokasi bersejarah lain.

Misalnya, Omatsuri Museum. Di sini, Anda dapat mempelajari festival-festival (omatsuri) yang ada di Jepang. Salah satunya miniatur Sansha Festival, lengkap dengan orang-orangan yang memakai kostum khusus serta replika mikoshi (tandu atau kuil portable yang dihias dan biasa diarak saat festival).

Museum Kerajinan Tradisional Edo Shitamachi juga tidak kalah menakjubkan. Museum ini dipenuhi dengan barang-barang kerajinan tradisional Tokyo. Beberapa kerajinan tersebut bisa Anda beli dan bawa pulang, loh.

Kedua museum di atas buka setiap hari tanpa tiket masuk. Biaya wisata ke Jepang jadi bisa lebih hemat, deh.

Kalau bosan wisata indoor, yuk kita coba bermain di outdoor. Asakusa juga punya beberapa taman luas yang cocok dijadikan tempat rekreasi, antara lain Taman Sumida dan Taman Bermain Hanayashiki.

Berada di samping Sungai Sumida, Taman Sumida mengajak Anda untuk bersantai sejenak. Di taman ini tersedia banyak wahana permainan serta kafe. Kalau sedang musim semi, tempat ini semakin disesaki para pengunjung yang ingin melihat bunga sakura bermekaran. Taman Sumida juga merupakan spot terbaik untuk menikmati pemandangan Skytree.

Sedangkan di Taman Bermain Hanayashiki, Anda dapat menikmati berbagai macam atraksi. Di antaranya, Roller Coaster, Space Shot, Pyong-Pyong, Bee Tower, dan masih banyak lagi. Uniknya, taman tertua di Jepang ini dihias dengan suasana retro.

Mau berwisata lebih asyik di Asakusa?

Coba deh berkeliling di sekitar area Asakusa dengan bersepeda. Hanya dengan biaya 300 yen, Anda sudah bisa menyewa sepeda tersebut seharian penuh. Anda dapat menyewa di beberapa lokasi, seperti di Taman Sumida, Jalur Tsukuba Ekspress Stasiun Asakusa, Stasiun Shin-Okachimachi, dan Stasiun Naka-Okachimachi.

Setelah puas berjalan-jalan seharian, jangan lupa menyantap kuliner khas Jepang. Kalau Anda mau hemat biaya wisata, di Asakusa ini banyak loh tempat makan yang murah.

Tidak jauh dari Kuil Sensoji, ada kedai Ramen Men yang menjual ramen dengan rasa tradisional yang khas. Harganya Cuma 320 yen per porsi. Atau cobalah pergi Suzukien Asakusa Honten. Di sana, Anda bisa mencicipi gelato matcha (teh hijau) yang rasanya sedikit pahit dan manis menyegarkan. Harganya berkisar antara 340-650 yen, tergantung apakah Anda mau memilih single scoop atau double scoops.

Meski tempatnya cukup luas, jangan khawatir tersasar di Asakusa. Sebab, kantor Pusat Pariwisata dan Budaya Asakusa siap memberikan segala informasi mengenai travel ke Jepang. Khususnya pariwisata Asakusa.

Lokasinya cocok juga dijadikan tempat beristirahat sambil menikmati pesona Tokyo Skytree dan Kuil Sensoji. Anda juga dipersilakan menggunakan seluruh fasilitas yang tersedia secara gratis, misalnya komputer dan internet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *